Jumat, 20 Desember 2019

23

Anakku Ranking ke-23
#copas

Di kelasnya ada 25 orang murid, setiap kenaikan kelas, anak perempuanku selalu mendapat ranking ke-23. Lambat laun ia dijuluki dengan panggilan nomor ini. Sebagai orangtua, kami merasa panggilan ini kurang enak didengar, namun anehnya anak kami tidak merasa keberatan dengan panggilan ini.

Pada sebuah acara keluarga besar, kami berkumpul bersama di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang adalah tentang jagoan mereka masing-masing. Anak-anak ditanya apa cita-cita mereka kalau sudah besar? Ada yang menjawab jadi dokter, pilot, arsitek bahkan presiden. Semua orang pun bertepuk tangan. Tapi anak perempuan kami terlihat sangat sibuk membantu anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya.

Didesak orang banyak, akhirnya dia menjawab, 
“Saat aku dewasa, cita-citaku yang pertama adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main”.

Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan apa cita-citanya yang kedua.
Dia pun menjawab,
“Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang.”

Semua sanak keluarga saling pandang tanpa tahu harus berkata apa. Nampak raut muka isteriku pun terlihat canggung sekali.

Sepulangnya kami kembali ke rumah, isteriku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak hanya menjadi seorang guru TK?

Anak kami sangat penurut, dia tidak lagi membaca komik, tidak lagi membuat origami, tidak lagi banyak
bermain. Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung,buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti. Sampai akhirnya tubuh kecilnya tidak bisa bertahan
lagi terserang flu berat dan radang paru-paru. Akan tetapi hasil ujian semesternya membuat kami tidak
tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 23.
Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak memahami akan nilai di sekolahnya.

Pada suatu minggu, teman-teman sekantor mengajak pergi rekreasi bersama. Semua orang membawa serta keluarga mereka. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan kebolehannya.
Anak kami tidak punya keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira. Dia seringkali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan, merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang meluap ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan, ada satu kejadian tak terduga. Dua orang anak lelaki teman kami, satunya si jenius matematika, satunya lagi ahli bahasa Inggris berebut sebuah kue. Tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Para orang tua membujuk mereka, namun tak berhasil. Terakhir anak kamilah yang berhasil melerainya dengan merayu mereka untuk berdamai.

Ketika pulang, jalanan macet. Anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan berbagai bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang
mendapatkan guntingan kertas berbentuk hewan masing-masing, dan mereka terlihat begitu gembira.

Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku. 

Pertama-tama mendapatkan kabar kalau rangking sekolah anakku tetap 23. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang terjadi. Hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar. Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan. Dalam soal itu tertera: SIAPA TEMAN SEKELAS YANG PALING KAMU KAGUMI DAN APA ALASANNYA?

Dan jawaban dari semua teman sekelasnya sama, tak ada satu pun yang beda. Mereka serentak menuliskan nama anakku.

Mereka bilang karena anakku sangat senang membantu orang, selalu memberi semangat, selalu
menghibur, selalu enak diajak berteman, dan banyak lagi.

Si wali kelas memberi pujian,
“Anak bapak ini kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu”.

Tak berselang lama aku mencandai anakku dan berkata padanya,
“Suatu saat kamu akan jadi pahlawan”.

Anakku yang sedang merajut selendang leher tiba-tiba menjawab,
“Bu guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”

Dia lalu melanjutkan,
“Ayah… Aku tidak mau jadi pahlawan. Aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan saja.”

Aku terkejut mendengarnya. Dalam hatiku pun terasa hangat seketika. Seketika hatiku tergugah oleh anak perempuanku. Di dunia ini banyak orang yang bercita-cita ingin
menjadi seorang pahlawan, jadi orang-orang hebat, atau orang terkenal. Namun anakku memilih untuk menjadi orang yang tidak ‘terlihat’. Seperti akar sebuah tanaman, tidak terlihat, tapi dialah yang mengokohkan, dialah yang memberi makan dan dialah yang memelihara kehidupan yang lain.

----------------------------------------------------

Sahabat, (kita) orang tua sering lupa bahwa...
Hidup itu bukan semata-mata untuk menunjukkan siapa yang paling penting, siapa yang paling berperan, atau siapa yang paling hebat, tapi terpenting siapa yang paling bermanfaat bagi yang lain.

#shareandcare
#muhasabahdiri

sedekah wanita

🌺CARA MUDAH WANITA BERSEDEKAH🌺
=============
Bagaimana wanita boleh bersedekah, sedangkan mereka adalah suri rumah dan mereka juga tidak punya gaji atau gaji tidak seberapa untuk disedekahkan?

Apabila seorang wanita mendengar tentang keutamaan sedekah, ada yang merasa sedih dan berandaikan dengan berkata: 

"Bagaimana, sedang aku tak punya duit?" Walaupun demikian, kita wanita diperintahkan untuk bersedekah. 

Rasulullah bersabda:

"Wahai setiap wanita, bersedekahlah, dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai penghuni neraka."

Dan sabda beliau itu menambah kwuatir dan rasa takut pada diri kita. Dan solusinya? 

Sebenarnya mudah, sesungguhnya kurnia dan kemurahan Allah Ta'ala begitu luas dan tiada henti.
Dia menjadikan sedekah bukan hanya pada harta saja. Namun, setiap pintu kebaikan adalah sedekah. 

Berikut contoh-contohnya:

Sedekah itu beraneka ragam:

1. Setiap tasbih dan tahmid adalah sedekah.

2. Setiap takbir dan tahlil adalah sedekah.

3. Amar ma'ruf nahi munkar  (menganjurkan yang baik dan mencegah yang buruk) adalah sedekah.

4. Bukalah Whatsapp, FB, Instagram dll anda setiap hari, bersedekahlah dengan cara mengirim ucapan-ucapan yang baik kepada semua yang anda kenal, dan setiap kalimat yang baik adalah sedekah.

5. Senyum anda kepada suami dan anak-anak anda, serta kepada sesama kaum muslimat adalah sedekah.

6. Dua rakaat Dhuha menyamai 360 sedekah.

7. Tahanlah diri anda dari keinginan untuk berbuat buruk, itu pun sedekah.

8. Singkirkanlah setiap bentuk gangguan yang dapat mencelakakan orang dijalan, itupun sedekah.

9. Ucapkanlah salam kepada muslimat yang anda temui, itupun sedekah.

10. Berilah makan kepada tetangga atau siapa pun dengan makanan yang juga anda dan keluarga anda makan, itupun sedekah.

11. Berilah makan pada kucing, burung atau binatang lainnya atau manusia, itupun sedekah.
 
12. Muliakanlah tamu di rumah anda, itupun sedekah.

13. Berusahalah menolong dan membantu orang lain, sesama orang Islam ataupun bukan Islam, itupun sedekah.

14. Tuntutlah ilmu agama, ajarkan dan sebarkan, baik dengan cara mendengar, membaca, atau menulis sesuai kemampuan anda, itupun sedekah.

15. Seteguk air yang anda berikan untuk orang yang haus adalah sedekah.

Milik Allah lah segala puji dan karunia.

Kaidah Penting :

Lakukanlah secara ikhlas dan tanpa mengharapkan balasan dari siapapun.

Kaum kerabat lebih utama untuk mendapat kebaikan kita (kedua orang tuamu, suami, dan anak-anakmu). Mereka yang paling utama.... 
yang paling dekat, kemudian yang terdekat dan seterusnya.

Perlu diingat bahwa;
"Sedekah itu menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api".

Sebarkanlah info ini, supaya menjadi sedekah untuk anda, dengan izin Allah.

Aamiin Ya Robbal 'Alamin.

#COPAS

Senin, 16 Desember 2019

Tidur

##### ANDAI AJAL DALAM TIDUR ######

*EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.*

Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra.

“ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu:

1. Sebelum khatam al-Quran.
2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat.
3. Sebelum para muslimin meredhai engkau.
4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah".

Bertanya Siti Aisyah:

“Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasulullah tersenyum dan bersabda:

1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali
Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran
” Bismillaahirrahmaa nirrahiim,
‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’
lam yalid walam yuulad’
walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “

2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidina Muhammad wa’alaa aalii saiyyidina Muhammad ( 3x ) “

3. “Beristighfarlah” untuk para mukminin maka mereka akan meredhai engkau
“ Astaghfirullaah hal 'adziim al lazhii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih ( 3x )

4. Dan perbanyaklah “bertasbih, bertahmid , bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah
“ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim
Subhanallaah Walhamdulillaah Walaa ilaaha illallaah hu wallah hu akbar "
( 3x )

Sampaikanlah kepada orang lain,
maka ini akan menjadi sedekah jariah pada setiap orang yang anda kirimkan pesan ini, dan apabila kemudian dia mengamalkannya, maka kamu juga akan ikut mendapat ganjaran pahalanya insha Allah...

Aamiin ya Allah..

Ya Allah, ampunilah dosaku, dosa ibu bapa ku, keluarga ku,saudaraku dan setiap orang yang meng-klik Suka, share & berkomentar "aamiin" dan jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di SurgaMu. Aamiin...
.
Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu. Aamiin...

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa 😃
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Semoga yg berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal'alamiin.

Jurus

3 JURUS HIDUP

.

Kebahagiaan dan keindahan hidup tidaklah ditentukan oleh sesuatu diluar diri kita; masalah yang sedang menimpa, omongan orang lain, kejadian di sekitar, atau apapun yang lainnya, semua tergantung pada bagaimana cara kita menyikapinya. Yang membuat kita lulus dalam ujian kehidupan ini bukanlah tentang persoalannya, melainkan tentang bagaimana cara kita menjawab dan merespon persoalan tsb.

.

Ada 3 sikap yang harus kita jadikan jurus utama dalam hidup. Tiga sikap untuk merespon apapun peristiwa yang terjadi, tiga sikap yang insyaaAllah akan mengundang keajaiban, pertolongan Allah, dan kebahagiaan dunia - akhirat. Apa saja itu?

.

1. MENERIMA
Ini adalah pintu gerbang paling awal untuk bisa menemukan keindahan hidup sekaligus menghadirkan jalan keluar dari arah yang tak di sangka. Hati yang ridho terhadap apapun ketetapanNya, bukan hati yang penuh dengan keluh kesah dan tidak mau menerima takdir. Semakin kita tidak ridho dg apa yang sudah terjadi, maka semua menjadi semakin sulit dan penuh penderitaan. Siapapun yang benar-benar berharap keridhoan Allah, akan mudah ridho dengan apapun yang diberi oleh-Nya. "Radhiyallahu anhum wa radhu anhu dzalika liman khasyiya rabbah”; bahwa seseorang akan mendapat ridho Allah apabila ia sendiri telah meridhoi qada’ dan qadar-Nya, dan tanda seseorang ridho kepada Allah adalah apabila ia bahagia dengan suatu musibah sebagaimana ia bahagia dengan suatu nikmat.

.

2. MENGADU
Keindahan hidup adalah milik mereka yang selalu mengadu kepada Rabb-nya lewat doa, mengadukan sekecil apapun peristiwa dan perasaan yang ada. Karena untuk urusan tali sandal yang putus saja, Rasulullah meminta kita untuk mengadu kepada Allah. Dialah sebaik-baiknya tempat curhat, Yang Maha Dekat, Maha Mendengar, dan Maha Tahu apa yang sedang kita rasa. Dan terkadang hanya butuh 1 doa untuk mengubah segalanya. Dialah Allah, Rabb yang sangat senang saat hambaNya datang dan meminta dengan penuh harap.

.

3. MERAYU
Mencari perhatian Allah dengan amal shaleh, mengejar ridhoNya dengan banyak-banyak menolong dan memudahkan urusan sesama, menunjukkan kesungguhan dan kegigihan kita dalam setiap upaya. Sebagaimana Ibunda Siti Hajar yang berlari-lari dari bukit Shafa dan bukit marwa untuk mengejar pandangan cinta dari Rabb-nya, dan air zam-zam itu keluar dari tempat yg tak disangka, berkah mengalir tak berhent. Begitulah Allah yang bisa memberikan rezeki tanpa batas kepada siapapun yang dikehendakiNya. Lantas, untuk apa kita berlelah-lelah mengejar perhatian makhluk? Dialah Allah Asy- Syakuur, yang Maha Mensyukuri, Mengapresiasi, Menghargai, sekecil apapun usaha hambaNya.

.

Menerima, Mengadu, Merayu.
Semoga bermanfaat.
.

Sonny Abi Kim
Seorang Hamba yang sedang Mencari Ikhlas...
#TheHappinessJourney

Sabtu, 09 November 2019

Irt

UNTUKMU PARA IBU RUMAH TANGGA

Jangan bu... Jangan dulu dilanda sendu...

Ketika Engkau mendengar kabar, di kantor barunya sahabatmu kembali mendapat promosi, serta merta dirimu merasa tak berarti sebab hanya tumpukan pakaian kotor yg Kau hadapi sehari2.

Tarik nafasmu, hembuskan perlahan bu... Luruskan niatmu lagi!

Jangan Kau ganggu kekhusyukanmu mencuci dengan perasaan bahwa dirimu tak memiliki prestasi.

Mencuci baju, memantau ketersediaan stok pakaian bersih dan suci, serta mengatur pendistribusian baju siap pakai kedalam lemari, bukanlah sekadar rutinitas yg tak berarti. Jika niatmu agar senantiasa terjaga kebersihan yg adalah separuh dari iman, supaya pakaian suci, yg menjadi syarat diterimanya shalat anggota keluargamu, senantiasa terpenuhi, maka itu adalah amalan yg bernilai tinggi.

Cobalah kalkulasi, berapa pahala yg menyertaimu setiap mereka sholat 5 kali sehari. Dikali seminggu, sebulan, setahun...

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta'ala, Engkau adalah manajer yg paling berprestasi ketika Yaumul Hisab tiba.

Jangan bu... Jangan dulu dihantui cemburu...

Saat di media sosial Kau dapati, sederet foto teman yg sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri, tiba2 Engkau merasa dunia begitu kelabu karena mengantar anak2 ke sekolah adalah perjalanan dinas terjauhmu.

Tarik nafasmu, hembuskan perlahan bu... Kukuhkan kesabaranmu lagi!

Jangan kau usik ketekunanmu mendidik anak2 dengan anggapan bahwa Kau tak memiliki kompetensi.

Menjadi madrasatul 'ula bukan tugas mudah dan perkara remeh belaka. Dibutuhkan kehandalan berpikir dan berstrategi. Sungguh tak mudah 'menaklukkan' anak2, meski itu anakmu sendiri. Karenanya, ketika Engkau memutuskan bahwa Engkau lah yg memegang kendali, bukan guru privat atau guru mengaji, sesungguhnya Engkau tengah melakukan investasi yg tak pernah mengenal kata rugi.

Cobalah dirinci. Untuk satu saja kebaikan yg Engkau ajarkan kepada anak2mu, lalu ia amalkan di sepanjang umurnya, untuk setiap huruf hijaiyah yg Engkau kenalkan padanya, hingga ia bisa membaca dan menghapal surat demi surat dalam Al-Quran dengan baik dan benar, lalu ia baca surat2 itu di setiap shalatnya, setiap hari, selama berbulan2 hingga berpuluh2 tahun kemudian. Betapa banyak pahala yg mengalir padamu meski ruh tak lagi dikandung badan.

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta'ala, Engkau adalah pebisnis paling sukses saat menghuni alam barzah.

Jangan bu... Jangan dulu didera pilu...

Kala sampai berita seorang kawan hendak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yg lebih tinggi, sekonyong2 Engkau sedih karena merasa tak mampu lagi meng-up grade diri.

Tarik nafasmu perlahan bu... Kencangkan semangatmu lagi!

Jangan kau rusak keistiqamahanmu dalam menuntut ilmu syar'i dengan anggapan itu tak bisa menaikkan gengsi.

Mengkaji kitab2 ulama dalam sebuah majelis ilmu, yg rutin Kau hadiri pada waktu2 tertentu adalah cara meng-up grade diri yg paling diridhai Allah Jalla jalaluhu. Setiap langkah yg menyeretmu sampai majelis itu, setiap tetes bahan bakar yg meluncurkan kendaraanmu menuju ke sana akan diganjar dengan pahala.

Dan tidaklah Engkau duduk di dalamnya dengan penuh ketakziman, kecuali malaikat tengah merentangkan sayapnya, merengkuhmu dengan segenap keberkahan. Ia akan memohonkan untukmu suatu anugerah berharga bernama sakinah. Sebuah ketentraman jiwa yg belum tentu Engkau dapatkan ketika menuntut ilmu selain ilmu agama di universitas manapun di seluruh dunia.

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta'ala, Engkau adalah penuntut ilmu dengan sebaik2 gelar ketika seluruh manusia berkumpul di Padang Mahsyar.


Jangan bu... Jangan Engkau lakukan itu!

Mengukur segala 'kemewahan' yg Engkau punya dengan nilai2 yg berlaku di dunia. Profesimu itu mulia, sungguh amat mulia. Terlalu mulia untuk kau sandingkan dengan dunia yg buruk lagi hina.

*Nasehat ini terlebih2 untuk diriku sendiri, yg masih amatir dalam profesi ini.
Baraakallahufiikum
✍🏻Movie

#copas
#alummumadrasatulula
#rabbatulbait
#penyemangatdiri

Selasa, 15 Oktober 2019

Thjud

#KEISTIMEWAAN SHALAT TAHAJUD

Sempatkan bangun malam untuk melakukan sholat ini, karena ternyata banyak sekali keistimewaannya

Sholat Tahajud adalah sunah utama Rasulullah, sebuah ikhtiar untuk meraih syafaat Rasulullah. Akan tetapi, umat muslim banyak yang tak melaksanakannya. Padahal keistimewaannya sangat banyak sekali.

Semoga tidak pernah ada kata bosan untuk selalu saling mengingatkan. Ada kenikmatan yang tak terkatakan dalam setiap Tahajud kita.

Dengan tadabur dan dibaca pelan, inilah sungguh keistimewaan shalat Tahajud. Tahajud adalah syariat Allah, sebuah upaya meraih cinta dan rahmat-Nya. Tahajud adalah sunnah utama Rasulullah, sebuah ikhtiar untuk meraih syafaat Rasulullah. Penikmat Tahajud akan dicintai, dikagumi, didoakan, dan diaamiinkan doanya oleh para malaikat

“Sesungguhnya bangun tengah malam lebih tepat untuk khusyuk dan bacaan kala itu sungguh sangat berkesan mendalam.” (QS al-Muzammil: 6)

Allah tuntun mencapai “maqaaman mahumuudan”, kedudukan mulia di sisi-Nya, juga di hadapan makhluk-Nya.

Tahajud adalah shalat yang paling nikmat dan mengesankan. Hidup damai, tenang, dan sangat bahagia. Ada aura “haibah” penuh wibawa dan berkharisma.

Disegani manusia dan ditakuti musuh, manusia, dan jin. Orang yang bersenyap dalam Tahajud akan memiliki “qaulan tsaqiilan”, bicaranya didengar dan nasihatnya membangkitkan semangat ibadah dan amal saleh. Doanya sangat mustajab. Kunci sukses ikhtiar, berdagang, dan semua aktivitas.

Allah juga akan memuliakan para penikmat Tahajud dengan “wujuuhun nuur”, wajah yang bercahaya, nyaman, dan menyenangkan jika dipandang. “Thiiban nafsi”, nafsunya hanya semangat dalam ketaatan dan berakhlak mulia. Ia juga adalah “manhaatun anil itsmi”, Allah cabut keinginannya pada maksiat.

Tahajud adalah “daf’ul bala”, sebuah upaya untuk menolak bala bencana dan membawa hikmah besar. Tubuh menjadi sehat, segar, kuat, cerdas, obat jasmani ruhani.

Tahajud juga merupakan obat antipikun Kepastian akan didapat bagi mereka yang istiqamah Tahajud. Di antaranya membuka jalan rezeki, kemudahan urusan, dan kebahagiaan rumah tangga.

Berbuah belas kasih, dermawan, dan rendah hati. Saat kondisinya sakaratul maut, insya Allah husnul khatimah.

Kuburnya “Rawdah min riyaadhil jinaan”, taman surga. “Miftaahul jannah” meraih kunci surga.

”Hamba-hamba Allah yang beriman itu sedikit sekali rehatnya di waktu malam. Dan, selalu memohon ampunan Allah pada waktu pagi sebelum fajar.” (QS Adz-Dzariyat: 17-18).

Adapun Keistimewaan Sholat Tahajud & Pahala Besar Bagi Yang Istiqomah Mendirikannya

Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam dan para sahabat selalu melaksanakan shalat tahajud. shalat tahajud adalah shalat yang sangat mulia. Keajaiban melaksanakan shalat tahajud telah tercatat dalam alquran.

Ada beberapa keajaiban shalat tahajud seperti berikut ini:
1. Shalat Tahajud sebagai tiket masuk surga
Abdullah Ibn Muslin berkata “kalimat yang pertama kali ku dengar dari Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam saat itu adalah, “Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

2. Amal yang menolong di akhirat
Allah Subhanallahu wa ta'ala berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)

Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.

3. Pembersih penyakit hati dan jasmani
Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

4. Sarana meraih kemuliaan
Rasulullah Shallahu'alaihi wasallam bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)

5. Jalan mendapatkan rahmat Allah
Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

6. Sarana Pengabulan permohonan
Allah Subhanallahu wa ta'ala berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Shalallahu'alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)

7. Penghapus dosa dan kesalahan
Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

8. Jalan meraih maqam yang terpuji
Allah berfirman,

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

Baca juga : Nauzubillah, Ternyata Ada Orang-Orang yang akan Masuk Neraka Tanpa Hisab
9. Pelepas ikatan setan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam bersabda, “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.”

10. Waktu utama untuk berdoa
Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Shalallahu'alaihi wasallam, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

11. Meraih kesehatan jasmani
“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)

12. Penjaga kesehatan rohani
Allah Subhanallahu wa ta'ala menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.

Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)


Keajaiban shalat tahajud sudah terbukti, maka bertahajudlah!

Mungkin masih banyak lagi keajaiban shalat tahajud yang mungkin terlewat dari tulisan ini. Yang pasti shalat tahajud merupakan shalat yang bagus sebagai ibadah tambahan bagi kita.

Subhanallah .. Shalat tahajud benar-benar dahsyat dalam meraih kebaikan dunia akhirat.

SAMPAIKAN KEPADA ORANG LAIN MAKA INI ADALAH SEDEKAH JARIAH DAN PADA SETIAP ORANG YANG MENGAMALKANYA KAMU AKAN IKUT MENDAPATKAN PAHALANYA INSYA ALLAH AAMIIN....

Semoga bermanfaat

Reza rendi

SEKELEBAT DUNIA
By. RENDY REZHA  ( founder PPA )

Coba rasakan ketika kau tengah asyik berdoa namun tiba-tiba ada orang yang lewat saja persis didepan wajahmu tanpa permisi bahkan terkesan membelakangimu.. Apa rasanya?

Kesal, merasa tidak sopan, tidak dihargai, dlsb.

Pertanyaannya apa pesan cinta yang Rabbmu ingin sampaikan wahai diri?
Bukankah segala sesuatu terjadi adalah tanda-tanda dari-Nya?
Bukankah kau selalu minta ditunjukan jalan lurus dari jalan bengkokmu yang kau sendiri tak menyadarinya?

Maka bukalah matamu akan apapun wujud guru yang hadir dalam hidupmu.. Sadarilah orang yang lewat tadi adalah juga guru yang dikirim untukmu.

Sekarang pertanyaannya..
Mengapa kau kesal wahai diri?

Oh ternyata hati ini masih kotor.. Merasa tidak dihargai oleh guru tadi (orang lewat) alias kita merasa diri kita adalah orang penting yang pantas dihargai dan juga kita merasa dihargai orang tadi adalah suatu hal penting dalam hidup.

Orang lewat tadi adalah dunia yang hanya lewat..
Kenapa kita merasa tidak dihargai dunia? Atau bahkan sebaliknya ketika dihargai dunia kita menjadi tinggi hati?

Ternyata akarnya adalah 2 hal :
1. Merasa diri penting
2. Menganggap dunia penting

Pertama, Apakah kau merasa dirimu penting wahai diri? Sehingga kau merasa tak dihargai ketika ia tak menghiraukanmu?

Bukankah kau selalu dalam kondisi ditatap oleh Yang Maha Penting dan patut dipentingkan. Siapa dirimu wahai diri sehingga kau berani menganggap dirimu penting? Bukankah maksiat yang Allah tutupi jauh lebih besar dari yang terlihat oleh dunia?

Dan bukankah perlakuanmu pada Yang Maha Penting lebih parah dari orang tadi? Tapi Dia tetap sabar menunggumu..

"Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah swt. Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’alamengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).

Kedua, Apakah kau menganggap dunia itu penting wahai diri?

Sehingga ketika dunia tidak menghargai dirimu kau  merasa sakit hati dan ketika dihargai kau berbangga diri?

Bukankah ia adalah kesemuan? Bahkan dihadapan Rabbmu ia tak lebih berat dari sehelai sayap nyamuk.. Lantas mengapa kau menggangap pandangan dunia yang hanya "sekelebat" terhadap dirimu itu penting? Tak cukupkah padangan Rabbmu padamu?

Maka bersihkanlah hatimu dari nafsu.. Bahkan yang tersamar. Apa-apa yang tidak kau niatkan untuk-Nya itulah nafsu bahkan terkadang dalam kebaikan.

"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS: Al Bayyinah 5).

Bersihkan hatimu..

Rejeki

REZEKI YANG TIDAK DISADARI

Dulu, saya mengira sholat dhuha, sholat tahajjud, membaca Al Qur'an dan membaca zikir itu dapat menjadi penyebab terbukanya pintu rezeki (dapat kekayaan harta).

Padahal justru ibadah-ibadah itu sndiri adalah rezeki.

Karena yg saya pahami bahwa rezeki itu adalah berwujud uang, gaji yg besar, banyak order , banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan di bank, punya banyak aset, seperti kendaraan, properti disana-sini

Intinya rezeki itu adalah: "HARTA"

Namun setelah mencari tahu lebih dalam tentang apa makna rezeki dalam Islam, ternyata saya salah besar

Bahwa ternyata, langkah kaki yang dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rezeki.

Langkah kaki yg dimudahkan untuk shalat berjamaah di masjid adalah rezeki.

Hati yg Allah jaga jauh dari sifat iri hati, dengki, dan kebencian, adalah rezeki.

Punya temen yang sholeh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rezeki.

Saat keadaan sulit serta penuh keterbatasanpun itu juga rezeki, karena mungkin jika kita dalam keadaan sebaliknya justru akan membuat kita condong bersikap kufur, sombong, angkuh dan bisa lupa diri.

Punya orang tua yang sakit-sakitan, ternyata itu adalah rezeki, karena itu merupakan ladang amal pembuka pintu surga bila kita tulus Ikhlas mengurusnya.

Tubuh yang sehat adalah rezeki.
Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rezeki karena sakit adalah penggugur dosa.

Dan mungkin akan ada jutaan list lainnya bentuk2 rezeki yang kita tidak sadari.

Suami istri dan anak2 sehat itu rezeki, anak-anak dapat bersekolah lancar itu rezeki.

Hidup rukun sama tetangga itu juga rezeki.

Bahkan bila Anda mendapatkan kiriman kajian tausiah keagamaan yg mengajak dan mengingatkan tentang kebajikan, itu juga rezeki, karena Anda akan mendapatkan ilmu darinya.

Justru yang harus kita waspadai adalah ketika hidup kita serba berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kesenangan, padahal begitu banyak hak Allah yang belum mampu atau tidak kita tunaikan.

Astaghfirullah

ۚ ﻭَﻣَﺎ ٱﻟْﺤَﻴَﻮٰﺓُ ٱﻟﺪُّﻧْﻴَﺎٓ ﺇِﻻَّ ﻣَﺘَٰﻊُ ٱﻟْﻐُﺮُﻭﺭِ

"Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu" (Al-Hadid - 57:20)

Semoga bermanfaat.
Aamiin... 🤲🤲🤲🤲😇😇😇

TIPS MENGHILANGKAN FUTUR (MALAS BERIBADAH)

1. Banyak-banyak istigfar, memohon ampun dan minta pertolongan ALLAH agar hati slalu dibukakan hidayah dan diperlembut untuk slalu senang mengerjakan ketaatan.

2. Paksakan ibadah. Setiap kali malas dan menunda-nunda beribadah, ingat sesuatuu hal "andai aku mati dalam keadaan seperti ini, bekal apa yang aku punya?" .
.

3. Jangan pernahh jauh jauh dari Al-Qur'an. Jangan pernah lupa baca Al-Qur'an, walau hanya satu lembar dalam sehari.

4. Carilah lingkungan yang bisa mendekatkan diri kepada ALLAH. Lingkungan yang membawa kepada kebaikan. Ikuti majelis ilmu, jangan tinggalkan kajian.

5. Jangan merasa diri telah berilmu. Karna akan menimbulkan penyakit ujub hingga malas beribadah dan menuntut ilmu. Ujub penyakit yang berbahaya. Review kembali kajian yang pernah diikuti. Murajaah ilmu-ilmu yang pernah dipelajari.

6. Carilah teman yang shalihah, teman yang bisa diajak diskusi perihal ilmu agama. Teman yang bisa saling mengingatkan dan merangkul.

7. Perbanyak dzikir, dan amalan sunnah laiinya. Jika susah, paksakan. In syaa ALLAH, nanti akan terbiasa. Dan sedih jika tertinggal.

8. Tinggalkan Musik

9. Paksakan.. Paksakan.. dan Paksakanlah hati dan diri kita untuk beribadah pun menuntut ilmu. Sekuat syaitan menggoda, jauh lebih kuat lagi kita mengelak dan melawan futur tersebut.

Selasa, 24 September 2019

Doa dikir

🌹Habib Umar Bin Hafidz meriwayatkan bahwa Habib Ali Ibn Hassan Al Attas berkata🌹

🍀Ada tiga macam wirid yang tidak pernah berpisah dengan para auliya'/sholihin, dikarenakan manfaat dari wirid ini yang sangat besar dalam hidup, baik di dunia maupun akhirat,:
1. Membaca 100x sebelum sholat subuh:
سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم ،استغفرالله

Ini dikenal dengan sebutan istighfar para malaikat.

2. Membaca 100x sesudah sholat dzuhur:

لاإله إلا الله الملك الحق المبين

🌹Rasulullah Shallallahu alaihi wa alaa aalihi wasallam bersabda 'Siapa saja yang membaca kalimat ini, akan selamat (dijauhkan) dari kemiskinan dan akan menenangkan serta menyenangkan di alam kubur dari rasa kesepian",

3. Dan membaca sebelum tidur :

33x سبحان الله
33x الحمدلله
34x الله اكبر
Dan menutup dgn

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

🍀Inilah kalimat yang diajarkan Rasulullah ﷺ kepada anaknya tercinta, Sayyidah Fatimah RA dan juga kepada Sayyidina Ali KW, para ulama mengatakan ada rahasia yang sangat besar dalam tasbih ini".. Semoga bermanfaat, aamiin

🌹اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم🌹

🍀Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya

Kamis, 22 Agustus 2019

Sluku batok

🌍SLUKU-SLUKU BATHOK🌎
Sluku-Sluku Bathok
Bathoke Ela Elo
Si Rama Menyang Solo
Oleh-Olehe Payung Mutho
Mak Jenthit Lolo Lo Bah
Yen Mati Ora Obah
Yen Obah Medeni Bocah
Yen Urip Goleko Duwit
💥Sluku-Sluku Bathok
Artinya:🛫 Hidup Tidak Boleh Dihabiskan Hanya Untuk Bekerja,
Waktunya Istirahat Ya Istirahat, Untuk Menjaga Jiwa Dan Raga Agar Selalu Dalam Kondisi Yang Seimbang, Bathok Atau Kepala Kita Perlu Beristirahat Untuk Memaksimalkan Kemampuanya.
💥Bathoke Ela Elo
Artinya:🛫 Dengan Berdzikir (ela elo= Laa ilaaha ilalloh) Mengingat Allah, Syaraf Neuron Di Otak Akan Mengendur, Ingatlah Allah, Dengan Mengingat-Nya Hati Menjadi Tentram.
💥Si Rama Menyang Solo
Artinya:🛫 Siram (Mandilah, Bersucilah) Menyang (Menuju) Solo (Sholat) Lalu Bersuci Dan Dirikan Sholat.
💥Oleh-Olehe Payung Mutho
Artinya🛫 Maka Kita Akan Mendapatkan Perlindungan (Payung) Dari Allah, Tuhan Kita,
💥Mak Jenthit Lolo lo Bah
Artinya:🛫 Kematian itu Datangnya Tiba-Tiba, Tak Ada Yang Tahu, Tak Dapat Diprediksi Dan Tak Juga Dikira-Kira, Tak Bisa Dimajukan Dan
Tak Bisa Pula dimundurkan,
💥Wong Mati Ora Obah
Artinya:🛫 Saat Kematian Datang,
Semua Sudah Terlambat,.. Kesempatan Beramal Hilang.
💥Yen Obah Medeni Bocah
Artinya:🛫 Banyak Jiwa Yang Rindu Untuk Kembali Pada Allah Ingin Minta Dihidupkan, Tapi Allah Tak Mengijinkan, Jika Mayat Hidup Lagi Maka Bentuknya Pasti Menakutkan Dan Mudhorotnya Lebih Besar.
💥Yen Urip Goleko Dhuwit
Artinya:🛫 Kesempatan Beramal Untuk Beramal Hanya ada Di Saat Sekarang (Selagi Mampu Dan Ada Waktu) Bukan Dinanti (Ketidak Mampuan Dan Hilangnya Kesempatan) Tempat Beramal Hanya Disini (Dunia)
Bukan Disana (Akherat) Disana Bukan Tempat Beramal (Bercocok Tanam) Tapi Tempat Berhasil (Panen Raya)
💎Subhanalloh, Dalam Banget Arti Dan Makna Tembang "Sluku-Sluku Bathok" Karya Kanjeng Sunan KaliJaga, Semoga Kita Semua Di Beri Keselamatan Dunia Dan Akhirat Aamin..._
💝Semoga bermanfaat..💦

Jumat, 16 Agustus 2019

40

Anda sudah menikah berapa lama?
5? 7? 10? Atau lebih?
(Kalau saya alhamdulillaaah baru 9tahun)

Sekarang, perhatikan pasanganmu. Perhatikan baik baik, segala details yang ada di wajahnya. Mulai dari rambutnya, turun ke mata.. hidung, bibir, dagu.. lehernya.

Sudah mulai terlihat jelas, guratan usia itu. Ya! Ia tidak lagi semuda dulu, ketika ia menikahimu. Namun, guratan garis kebijaksanaan itu, menyatakan dengan tegas.. telah berapa lama ia mendampingi dengan setia, engkau mengharungi hidup.

Dimulai dengan awal2 pernikahan yg tentu saja membuat hati bahagia, menunggu tibanya buah hati pertamamu. Melewati segala serba-serbi menjadi orang tua baru.
Cobaan, rintangan, keberkahan.. satu-demi-satu. Urusan pengasuhan, mertua,saudara, himpitan keuangan, hingga putra ketiga hadir dalam keluarga kecilmu.

Kini, mungkin urusan anak, sudah tidak serepot dulu. Maklumlah, sudah yang kesekian, sudah pakarlah dianggapnya. Rumah juga sudah sering rapihnya.

Kendaraan sudah bertambah..karena anak juga bertambah, jumlahnya jadi 2.
Bisnis mulai lancar, anak mulai besar, orang tua mulai menua dan sakit disana sini.

Setiap tahapan kehidupan membawa tantangan baru.

Ia pun, kini, lebih menjadi sahabat dibanding kekasih. Segala sesuatunya sudah seperti rutinitas abadi. Mulai dari bangun pagi, siapkan sarapan, menyiapkan semuanya agar siap berangkat.. Memastikan tidak ada yg tertinggal, hingga ke penghujung hari.
Menemani anak belajar, murojaah, makan malam, lipat kain, menidurkan anak.dan kitapun tidur. Hingga pagi menjelang, dan rutinitas itu terulang kembali.

Yang agak serius dibicarakan di tahap perkawinan seusia ini : sakit orang tua, sumber rezeki, kemana Si adik jadi masuk TK yang uang masuknya berjuta-juta itu? Kalau iya, darimana uang dicari. Menghitung cicilan apa saja yang sudah lunas, dan apa yang mesti dilunasi.
Kebutuhan kakak yang masuk SMP/SMA, geliat dia menjelang dewasa,dan berharap kelak hidupnya bahagia dunia dan akhirat.. de el el .. de el el...

Daannn, kalaupun ada yang seru yang bisa dibicarakan diantara semua itu, yaa paling seputar teman, politik, agama, dan keadaan negeri saat ini.
Diselangi dengan updetan kabar teman itu dan teman ini. Iya kan?

Coba dibaca lagi 👆🏼. Bukankan ia sudah lebih menjadi sahabat, dibanding kekasih???

🌸🌸🌸

Di usia 40 kah? Walau masih 5-6 th lagi. Sudah waktunya, introspeksi diri. Jangan lupakan tujuan utama, berkumpul kelak di Jannah-NYA nanti. Bersamanya? atau tidak? Pengennya sih. Tapi, apakah usahanya sudah sepadan?

Usia segini, sudah masuk 'injury time' kalau istilah di persepak bolaan. Banyak yang sudah mulai mengeluh sakit sana, sakit sini. Tidak sedikit, yang ditinggal mati?

Aduhai, berapa lama lagi kah kiranya diizinkan bersama oleh Ilahi? Menikmati semua ini? Anak-anak.. kehidupan, orang tua. Yang pasti, jauh di dalam hati, kita tahu, tidak ada yang abadi. Dan semua ini, sewaktu-waktu bisa berganti. Karena memang, tidak ada warranty ( jaminan ) akan selalu begini.

Lalu, bagaimana kalau ia tiba-tiba pergi?

Bukankah berita kematian berseliweran disana sini? Setiap hari?
Siapkah? Jika ia pergi? Sahabat yang juga kekasih hati? Mendadak, kita sendiri. Semoga tidak ada penyesalan nanti. Sesal karena kurang berbakti, kurang bisa menyenangkan pada hal-hal kecil yg remeh sekali. Kurang berpegangan tangan, memasakkan kesukaan, tertawa bersama, mengelap iler atau kangen sama ngoroknya .. hahaha.

Intinya..
Cherish what you have! Nikmati si dia!
Kita tidak pernah tahu, berapa lama lagi waktu yang kita punya bersamanya, menyentuh jemarinya, kecupan sayang dan manja. Keluarlah dari rutinitas anda, sekali kalii saja.

Anak-anak memang penting. Toh, sudah 24 jam kita dedikasikan pada mereka. Sekarang lihat yang ada disamping, yang walau termakan waktu, ganteng dan cantiknya masih bertahan sampai kini.
Dialah yang Allah pilihkan untukmu. Sebaik baik imam bagimu.

Enjoy while you can..
Tapi jangan lupa janji utamamu...
Beribadahlah yang lajuuuu...
Apalagi menjelang empat puluh.
Sehingga kelak Allah mempersatukanmu.. dilevel Jannah no 1!

Aamiin....🌸🌸🌸

Elly Risman

Selasa, 25 Juni 2019

Pahlawan

Anakku ranking ke-23 ...

Di kelasnya ada 25 orang murid,setiap kenaikan kelas,anak perempuanku selalu mendapat ranking ke-23. Lambat laun ia dijuluki dengan panggilan nomor ini. Sebagai orangtua,kami merasa panggilan ini kurang enak didengar,namun anehnya anak kami tidak merasa keberatan dengan panggilan ini.

Pada sebuah acara keluarga besar,kami berkumpul bersama di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang adalah tentang jagoan mereka masing-masing. Anak-anak ditanya apa cita-cita mereka kalau sudah besar? Ada yang menjawab jadi dokter,pilot,arsitek bahkan presiden. Semua orang pun bertepuk tangan. Tapi anak perempuan kami terlihat sangat sibuk membantu anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya.

Didesak orang banyak,akhirnya dia menjawab ,,,
"Saat aku dewasa,cita-citaku yang pertama adalah menjadi seorang guru TK,memandu anak-anak menyanyi,menari lalu bermain-main".

Demi menunjukkan kesopanan,semua orang tetap memberikan pujian,kemudian menanyakan apa cita-citanya yang kedua.
Dia pun menjawab ,,,
"Saya ingin menjadi seorang ibu,mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur,kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang."

Semua sanak keluarga saling pandang tanpa tahu harus berkata apa. Nampak raut muka isteriku pun terlihat canggung sekali.

Sepulangnya kami kembali ke rumah,isteriku mengeluhkan ke padaku,apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak hanya
menjadi seorang guru TK?

Anak kami sangat penurut,dia tidak lagi membaca komik,tidak lagi membuat origami,tidak lagi banyak
bermain. Bagai seekor burung kecil yang kelelahan,dia ikut les belajar sambung menyambung,buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti. Sampai akhirnya tubuh kecilnya tidak bisa bertahan
lagi terserang flu berat dan radang paru-paru. Akan tetapi hasil ujian semesternya membuat kami tidak
tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 23.
Kami memang sangat sayang pada anak kami ini,namun kami sungguh tidak memahami akan nilai di
sekolahnya.

Pada suatu minggu,teman-teman sekantor mengajak pergi rekreasi bersama. Semua orang membawa serta keluarga mereka. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa,ada anak yang bernyanyi,ada juga yang memperagakan kebolehannya.
Anak kami tidak punya keahlian khusus,hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira. Dia seringkali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan,merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring,mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang meluap ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan,ada satu kejadian tak terduga. Dua orang anak lelaki teman kami,satunya si jenius matematika,satunya lagi ahli bahasa Inggris berebut sebuah kue. Tiada seorang pun yang mau melepaskannya,juga tidak mau saling membaginya. Para orang tua membujuk mereka,namun tak berhasil. Terakhir anak kamilah yang berhasil melerainya dengan merayu mereka untuk berdamai.

Ketika pulang,jalanan macet. Anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti,dia mengguntingkan berbagai bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan. Sampai ketika turun dari mobil bus,setiap orang
mendapatkan guntingan kertas berbentuk hewan masing-masing,dan mereka terlihat begitu gembira.

Selepas ujian semester,aku menerima telpon dari wali kelas anakku. Pertama-tama mendapatkan kabar kalau rangking sekolah anakku tetap 23. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang terjadi. Hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar. Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan. Dalam soal itu tertera: SIAPA TEMAN SEKELAS YANG PALING KAMU KAGUMI DAN APA ALASANNYA?
Dan jawaban dari semua teman sekelasnya sama,tak ada satu pun yang beda. Mereka serentak menuliskan nama anakku.

Mereka bilang karena anakku sangat senang membantu orang,selalu memberi semangat,selalu
menghibur,selalu enak diajak berteman,dan banyak lagi.

Si wali kelas memberi pujian ,,,
"Anak bapak ini kalau bertingkah laku terhadap orang,benar-benar nomor satu".

Tak berselang lama aku mencandai anakku dan berkata padanya ,,,
"Suatu saat kamu akan jadi pahlawan".

Anakku yang sedang merajut selendang leher tiba-tiba menjawab ,,,
"Bu guru pernah mengatakan sebuah pepatah,ketika pahlawan lewat,harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan."

Dia lalu melanjutkan ,,,
"Ayah... Aku tidak mau jadi pahlawan. Aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan saja."

Aku terkejut mendengarnya. Dalam hatiku pun terasa hangat seketika. Seketika hatiku tergugah oleh anak perempuanku. Di dunia ini banyak orang yang bercita-cita ingin
menjadi seorang pahlawan,jadi orang-orang hebat,atau orang terkenal. Namun anakku memilih untuk menjadi orang yang tidak 'terlihat'. Seperti akar sebuah tanaman,tidak terlihat,tapi dialah yang mengokohkan,dialah yang memberi makan dan dialah yang memelihara kehidupan yang lain.

~  ~  ~

Sahabatku,,,
Hidup itu bukan semata-mata untuk menunjukan siapa yang paling penting,siapa yang paling berperan,atau siapa yang paling hebat,tapi sederhana saja,siapa yang paling bermanfaat bagi yang lain.

(Dikutip dari beberapa sumber)

#superteam
#lvbtrainingcenter
#besar_bersama
#tigaraksa
#timidea

Rabu, 10 April 2019

Anak

Cegah Bulliying Sejak Dini

* Seorang ibu melihat si buah hati yang berumur tiga tahun merebut mainan anak tetangga sehingga dia nangis kejer. Si ibu  melerai tapi ada senyum di bibirnya. Dalam hati bangga. Anaknya bukan anak cengeng yang tiap pingin apa-apa merengek pada ibunya.
(Jangan,Bu! Jangan berbangga. Karena sikap toleransi bisa kita ajarkan sejak sangat dini, bahkan sebelum anak bisa bicara kita bisa ajarkan mana yang boleh mana yang tidak. Merebut mainan dari teman tentu saja tidak boleh dibiarkan)

*Ketika anak sudah TK, kok anak Ibu sering berantem dan sudah mulai geng-gengan. Maunya temenan ma si ini dan si Ono, tidak mau temenan ama si Anu. Bibit bulliying detected.
(Cegah, Bu. Beri pengertian kalau kita harus berteman dengan semua anak di kelas. Jangan bilang wajar berantem, namanya juga masih anak-anak entar juga baikan sendiri.Justru karena mereka masih anak-anak mereka masih sangat lentur. Yang kelihatan mau bengkok dapat dengan mudah diluruskan pada masa ini.

*Saat SD anak sudah banyak bicara dan kritis. Bahkan memberontak. Kadang ngomong kasar, bahkan ngancam kalau tidak dibeliin ini tidak mau sekolah. Kalau tidak ya ngamuk kalau uang jajan tidak sebanyak temannya. Parahnya lagi banyak orang tua nurut aja atas dasar kita kerja kan buat anak? Ngapain pelit. Atau si buyung ngomong kasar, tapi GA tega mau marahin. Ahhh, namanya juga ibu, pasti maafnya seluas samudra.
(Hentikan Pak, Buk!
Dalam masa ini anak seharusnya sudah paham kalau melakukan kesalahan ya harus menerima konsekwensinya yaitu sebuah hukuman. Jangan selalu mengalah pada anak, jangan biarkan dia jadi egois. Menyayangi mereka adalah kewajiban kita. Tapi, mereka juga harus menghormati kita. Paksa dia untuk meminta maaf kalau dia ngomong kasar, dan salah. meskipun terhadap pembantu sekalipun wajib hukumnya minta maaf.
Anak yang terbiasa dituruti segala kemauannya di rumah, maka dia juga akan merasa berhak memaksakan kehendaknya di luar sana. Memaksa temannya menuruti dia (lagi-lagi bulliying)
Anak yang tau cara menghormati orang tua,  dan sopan santun maka dia akan tau cara menghormati gurunya.
Anak yang terbiasa minta maaf kalau melakukan kesalahan pun dia tidak akan segan meminta maaf seandainya melakukan kesalahan dimanapun dan kepada siapapun.)

* Ketika anak memasuki masa Puber (SMP) masa ini, banyak anak yang tiba-tiba asing terhadap orang tua, merasa tidak ada yang mengerti mereka. Makanya mereka lebih senang bersama teman-teman yang juga punya problem serupa. Banyak orang tua millennia yang merasa ingin memberikan kebebasan pada anak-anak ABG itu. Tapi juga ga bebas-bebas amat ya Bu, sesekali juga bisa bicara dari hati ke hati dengan mereka. Jadikan teman mereka. Mereka itu pada masa mencari jati diri. Wajib bagi ortu untuk tau siapa teman-teman anaknya. Jangan-jangan dia mulai merokok, Apa saja yang mereka lakukan di sekolah dan selepas sekolah. Apa ada teman yang tidak ia sukai? Apa alasannya? Jangan-jangan mereka membully anak lain.Siapa yang mereka taksir? Apakah mereka sudah pacaran? Jangan sampai karena tidak ingin mencampuri urusan masa remaja, malah ortu ga tau kalau anaknya dah  dewasa sebelum waktunya.

* Anak SMA orang tua sibuk membanggakan anaknya yang cantik dan gaul. Sibuk ngomongin kalau anaknya banyak yang naksir. Tanpa mengecek gimana pergaulan anaknya, gimana kelakuan mereka di sekolah, apa mereka respect ke guru? Apa mereka sering  bergerombol nyinyiran anak lain? Pada masa ini kalaupun ternyata anda menemukan bahwa anak  anda ternyata tukang bully itu sudah cukup terlambat ya, karena semua  potensi menjadi pembuli harusnya bisa diminimalisir dari semasa dia balita.

Jangan biarkan anak anda berbuat semaunya sendiri.

Ingat, kita tidak bisa mengatur bagaimana anak orang bersikap terhadap anak kita, tapi kita bisa mendidik anak kita bagaimana caranya bersikap, toto kromo, welas asih, menghargai, toleransi kepada anak orang.

Daripada kita terus memaki anak-anak  pembully, menyalahkan orang tuanya, bahkan gurunya, yuk! Mending kita cegah anak kita dulu biar mereka ga jadi pembully. Karena semua berawal dari diri kita.

Selasa, 02 April 2019

Ikhlas

Masya Alloh.........menangis Saya baca ini 😢
Ikhlaslaah duhaai diriiii,,,,,
Ikhlaslaah duhai jiwakuuu,,,,

UNTUKMU PARA IBU RUMAH TANGGA

Jangan bu... Jangan dulu dilanda sendu...

Ketika Engkau mendengar kabar, di kantor barunya sahabatmu kembali mendapat promosi, serta merta dirimu merasa tak berarti sebab hanya tumpukan pakaian kotor yg Kau hadapi sehari2.

Tarik nafasmu, hembuskan perlahan bu... Luruskan niatmu lagi!

Jangan Kau ganggu kekhusyukanmu mencuci dengan perasaan bahwa dirimu tak memiliki prestasi.

Mencuci baju, memantau ketersediaan stok pakaian bersih dan suci, serta mengatur pendistribusian baju siap pakai kedalam lemari, bukanlah sekadar rutinitas yg tak berarti. Jika niatmu agar senantiasa terjaga kebersihan yg adalah separuh dari iman, supaya pakaian suci, yg menjadi syarat diterimanya shalat anggota keluargamu, senantiasa terpenuhi, maka itu adalah amalan yg bernilai tinggi.

Cobalah kalkulasi, berapa pahala yg menyertaimu setiap mereka sholat 5 kali sehari. Dikali seminggu, sebulan, setahun...

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta'ala, Engkau adalah manajer yg paling berprestasi ketika Yaumul Hisab tiba.

Jangan bu... Jangan dulu dihantui cemburu...

Saat di media sosial Kau dapati, sederet foto teman yg sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri, tiba2 Engkau merasa dunia begitu kelabu karena mengantar anak2 ke sekolah adalah perjalanan dinas terjauhmu.

Tarik nafasmu, hembuskan perlahan bu... Kukuhkan kesabaranmu lagi!

Jangan kau usik ketekunanmu mendidik anak2 dengan anggapan bahwa Kau tak memiliki kompetensi.

Menjadi madrasatul 'ula bukan tugas mudah dan perkara remeh belaka. Dibutuhkan kehandalan berpikir dan berstrategi. Sungguh tak mudah 'menaklukkan' anak2, meski itu anakmu sendiri. Karenanya, ketika Engkau memutuskan bahwa Engkau lah yg memegang kendali, bukan guru privat atau guru mengaji, sesungguhnya Engkau tengah melakukan investasi yg tak pernah mengenal kata rugi.

Cobalah dirinci. Untuk satu saja kebaikan yg Engkau ajarkan kepada anak2mu, lalu ia amalkan di sepanjang umurnya, untuk setiap huruf hijaiyah yg Engkau kenalkan padanya, hingga ia bisa membaca dan menghapal surat demi surat dalam Al-Quran dengan baik dan benar, lalu ia baca surat2 itu di setiap shalatnya, setiap hari, selama berbulan2 hingga berpuluh2 tahun kemudian. Betapa banyak pahala yg mengalir padamu meski ruh tak lagi dikandung badan.

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta'ala, Engkau adalah pebisnis paling sukses saat menghuni alam barzah.

Jangan bu... Jangan dulu didera pilu...

Kala sampai berita seorang kawan hendak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yg lebih tinggi, sekonyong2 Engkau sedih karena merasa tak mampu lagi meng-up grade diri.

Tarik nafasmu perlahan bu... Kencangkan semangatmu lagi!

Jangan kau rusak keistiqamahanmu dalam menuntut ilmu syar'i dengan anggapan itu tak bisa menaikkan gengsi.

Mengkaji kitab2 ulama dalam sebuah majelis ilmu, yg rutin Kau hadiri pada waktu2 tertentu adalah cara meng-up grade diri yg paling diridhai Allah Jalla jalaluhu. Setiap langkah yg menyeretmu sampai majelis itu, setiap tetes bahan bakar yg meluncurkan kendaraanmu menuju ke sana akan diganjar dengan pahala.

Dan tidaklah Engkau duduk di dalamnya dengan penuh ketakziman, kecuali malaikat tengah merentangkan sayapnya, merengkuhmu dengan segenap keberkahan. Ia akan memohonkan untukmu suatu anugerah berharga bernama sakinah. Sebuah ketentraman jiwa yg belum tentu Engkau dapatkan ketika menuntut ilmu selain ilmu agama di universitas manapun di seluruh dunia.

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta'ala, Engkau adalah penuntut ilmu dengan sebaik2 gelar ketika seluruh manusia berkumpul di Padang Mahsyar.


Jangan bu... Jangan Engkau lakukan itu!

Mengukur segala 'kemewahan' yg Engkau punya dengan nilai2 yg berlaku di dunia. Profesimu itu mulia, sungguh amat mulia. Terlalu mulia untuk kau sandingkan dengan dunia yg buruk lagi hina.

*Nasehat ini terlebih2 untuk diriku sendiri, yg masih amatir dalam profesi ini.
Baraakallahufiikum
✍🏻Movie

#copas
#alummumadrasatulula
#rabbatulbait
#penyemangatdiri

Selasa, 22 Januari 2019

Memaafkan

Memaafkan Orang Tua

"Pak, sepertinya saya stress"

"Stress seperti apa yang ibu rasakan?"

"Rasanya hati saya penuh sekali. Dongkol. Dan setiap kali anak-anak saya melakukan kesalahan, meskipun kecil, saya mudah marah, Pak. Padahal saya ini rajin membaca buku parenting. Pernah ikut seminar juga. Pokoknya saya tahu lah pak bagaimana cara menjadi orang tua yang baik."

"Ah, memang wajar kan kalau kita sekali-sekali marah pada anak-anak." Terapis itu memancing.

"Tidak Pak, ini tidak wajar. Sepertinya saya benci sekali kepada anak saya. Beberapa kali bahkan saya berfikir akan senang sekali kalau anak-anak ini tidak ada. Tapi kemudian cepat-cepat saya tepis pikiran itu. Saya merasa ngeri dengan diri saya sendiri."

"Hmm.. baiklah.. coba ibu mengomel tapi tanpa kata-kata selama 5 menit."

"Yang seperti apa itu, Pak?"

" Contohnya begini: wawawawalalalahohehewala.. begitu saja terus sambil tutup mata ibu selama 5 menit. Kita akan mencoba mengeluarkan "batu" dari hati ibu."

Lalu ibu itupun mengomel. Awalnya pelan, kemudian semakin lama semakin cepat, dan akhirnya ibu itu menangis tersedu-sedu. Menangis histeris tergugu.

Ketika ibu itu sudah tenang, sang terapis bertanya, "siapa yang ada dalam pikiran ibu ketika tadi mengomel?"

"Saya melihat ibu saya, Pak"

Terapis itu menghela nafas. Sepertinya dia tahu apa yang sedang terjadi.

Pasien itu melanjutkan, "Sewaktu kecil, bahkan sampai sekarang, ibu saya sering sekali marah kepada saya untuk hal-hal yang sangat kecil. Saya ingat pernah dimarahi hanya gara-gara menjatuhkan tutup panci di dapur, atau menumpahkan air ke lantai. Kalau ingat wajah ibu saya pada saat marah, saya merasa sakit sekali"

"Apakah ibu merasa marah kepada ibu anda selama ini?"

"Perasaan saya campur aduk pak. Ibu saya orang baik. Segala keinginan saya dituruti. Saya juga merasa bingung dengan sikap ibu saya"

"Baiklah. Sepertinya kita sudah mengetahui pokok permasalahannya. Ijinkan saya menjelaskan sedikit kepada ibu"

"Silakan, Pak"

"Ada luka-luka pengasuhan dari masa kecil ibu, yang secara tidak sadar ibu bawa sampai sekarang. Luka itu mungkin awalnya hanya kecil, tapi karena tidak ditangani dan terus saja ditambahi, akhirnya menjadi besar. Dan Ibu tadi juga mengatakan kalau sudah membaca buku-buku parenting. Kemungkinan besar ibu membandingkan pola pengasuhan orang tua ibu dulu dengan pola pengasuhan yang benar menurut teori pakar parenting. Akhirnya terbentuk citra bahwa dulu ibu diasuh dengan cara yang tidak benar. Lalu ibu berusaha untuk tidak mengulanginya pada anak ibu. Tapi yang terjadi malah ibu mengcopy paste pola pengasuhan ibu anda. Apa ada yang salah dari penjelasan saya?"

"Tidak pak. Sepertinya bapak benar."

"Saya lanjutkan ya. Membaca buku-buku parenting itu tidak salah. Malah bagus karena akhirnya kita punya panduan untuk menjadi orang tua. Tetapi yang salah adalah ketika kita menghakimi masa lalu kita dengan teori-teori itu. Kita sudah bersikap tidak adil terhadap orang tua yang selama ini sudah mendidik dan membesarkan kita."

"Lalu apa yang harus saya lakukan, Pak?"

"Maafkan. Maafkan ibu anda. Meskipun tidak di depan ibu anda, katakanlah dengan jelas bahwa anda memaafkan ibu anda. Memaafkan segala macam tindakan ibu anda di masa lalu. Ubah mindset ibu bahwa itu adalah pengalaman yang mendewasakan ibu hingga sekarang. Orang tua dahulu mendidik kita tanpa panduan. Hanya melihat pengalaman orang lain atau bahkan hanya berdasarkan insting sebagai orang tua. Resapi dalam hati bahwa ibu memaafkan segala kekurangan mereka. Lebih bagus lagi jika ibu juga meminta maaf pada mereka karena selama ini sudah menyimpan dendam."

"Ah, baiklah Pak. Mendengar penjelasan bapak saja saya sudah merasa lega. Terima kasih banyak pak."

"Sama-sama"

Kisah diatas adalah nyata, rangkuman percakapan seorang terapis dan kliennya. Dan saya ( Meda Rosaline) diberi ijin untuk menuliskannya.

Terkait memaafkan orang tua ini saya jadi ingat ada satu ungkapan dalam bahasa Jawa yang bagus sekali ketika hari raya Idul Fitri. Yaitu ketika yang lebih muda mengucapkan

"Pak/Bu ngaturaken sedaya kelepatan (Pak/Bu saya minta maaf atas segala khilaf."

Orang tua akan menjawab, "Iyo nduk/le, wong tuwo akeh lupute. Sing enom gedhe pangapurane. Dosaku lan dosamu dilebur ning dina riyaya iki. (Iya nak, orang tua banyak salahnya. Yang muda besar pengampunannya. Dosa kita habis ya di hari lebaran kali ini)."

Bukankah itu ungkapan yang luar biasa sekali. Yang muda minta maaf, dan yang tua malah mengakui kalau sebenarnya mereka lebih banyak salah dan minta dimaafkan juga. Minta agar anak-anak mereka tidak menyimpan dendam pada orang tuanya agar kehidupannya tidak susah.

Sewaktu mengikuti seminar parenting bersama bunda Kurnia di UB bulan puasa kemarin, saya juga mendapatkan penjelasan yang serupa. Bahkan menurut bunda Kurnia, perkara ini juga menyangkut rejeki sang anak. Ketika anak-anak terjebak pada memori-memori masa lalu, rejekinya akan terhenti sesuai usia yang ada pada ingatannya. Ada anak yang sakit hati pada orang tuanya karena dulu pernah dipukul usia 3 tahun. Dan sampai sekarang masih dia ingat. Ternyata benar, rejekinya juga seret. Setelah diminta untuk memaafkan orang tuanya, alhamdulillah rejekinya jadi lancar. Memang benar lahir, mati, jodoh, rejeki ada di tangan Allah. Tetapi tidak ada salahnya kita melapangkan hati agar rejeki kita tidak sempit.

Selagi masih sempat, peluklah dan maafkan para ibu dan ayah kita. Minta maaflah untuk dendam yang tak pernah terkatakan. Seandainya orang tua sudah meninggal, tetaplah minta maaf dan maafkan segala kesalahan mereka. Kirimkan doa-doa terbaik. Dan kita akan mendapati hati kita menjadi lapang sehingga tidak mudah marah pada anak-anak kita. Sehingga Allah meridhoi hidup kita. Aamiin. Seburuk-buruknya orang tua, atas perantara mereka lah kita ada.

Sering-seringlah minta maaf juga kepada anak, agar mereka tidak menyimpan dendam juga pada kita.

"Ayah Ibu, maafkan anakmu ini...."

"Nak, maafkan ayah ibumu.."

Meda Rosaline

#memaafkan_orang_tua

Mohon maaf kalau masih banyak yang salah 😇, terima kasih untuk kritik dan sarannya

Kamis, 17 Januari 2019

Duha

Assalamualaikum...
Selamat pagi temen temen..
Salat dhuha selalu dikaitkan dengan urusan rezeki. Kebanyakan dari kita setelah salat dhuha berdoa minta kelancaran rizki. Itu yang sering dilakukan.
Tapi tahukah anda apa doa Rasulullah setelah salat dhuha?
setelah melakukan survei kecil-kecilan ke orang awam, hampir 100% tidak ada yang tahu doa ini.
Apa doanya??
Dari Aisyah radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa Rasulallah Shalallahu Alaihi Wassalam selesai salat dhuha beliau mengucapkan, "Allahummaghfirlii watub a'layya innaka antatawwaburrahiim"
artinya,"Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
Sampai beliau membacanya 100 kali (HR Bukhari dalam al-Adab Al- Mufrad no. 619)

doa ini dibaca 100 kali setiap salat dhuha.
Mengapa doa Rasulullah tidak berkaitan dengan rezeki?
kata orang, salat dhuha untuk memperlancar rezeki.
jadi begini....
bukan rezeki yang tidak datang tapi dosa-dosa kita yang menghalangi rezeki itu masuk.
kalau dosa-dosanya sudah diampuni Insya Allah rezeki mengalir lancar karena penyumbatnya atau penghalangnya (dosa) sudah tidak ada.
doanya dibaca 100 kali.
Pagikan kita sibuk kerja banyak urusan?😔
kalau harus baca 100 kali sambil duduk di tempat salat mungkin tidak tidak ada waktu dan kesempatan.
Jadi bagaimana?
Doanya boleh dibaca sambil melakukan pekerjaan, sedang duduk, sedang menulis, sedang berdiri, sedang berjalan. Jadi bukan alasan ya😊

Rasulullah saw bersabda:
"Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." (HR muslim no. 1893)
😍
Ilmu harus diamalkan agar menghasilkan.
Ilmu harus disebarluaskan agar menjadi tabungan kebajikan.

jangan lupa Dhuha 😍

Kamis, 03 Januari 2019

Malu

💦Kenapa anti tak memakai fhoto sendiri di sosmed??
______________________________________________
💦Tak PD kah atau ada mksud lain karena bersembunyi di balik gambar orang lain..??

💦Seberapa pentingkah fhoto sendiri saya pajang di sosmed..biar apa..? biar orang lain bisa mengenali wajah saya? Apa untungnya bagi saya? Dan apa untungnya bagi anda juga?

💦Biarlah saya seperti ini..biarlah orang tidak tahu & kenali wajah saya..biarlah orang2 hanya mengenal saya lewat coretan saja..

💦Coba antum tengok Khodizah..Fatimah..Asiyah..Maryam,pernahkah kita tahu rupa beliau2 itu??
Tapi kenapa saya kagumi mereka?? 
Semua karena akhlak2nya..sosok2 wanita yg sempurna..

💦Khodizah dengan kesetiaannya..
💦Fatimah dengan keshabarannya..
💦Maryam dengan kesuciannya..
💦Asiyah dengan keteguhan imannya..

__Empat Wanita yang Dijamin Allah Akan Masuk Surga
💦Maryam..
Maryam binti Imran adalah wanita suci dihadapan Allah. ...
💦Khadijah..
Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah SAW. ...
💦Fatimah..
Fatimah Az Zahra adalah putri kesayangan Rasulullah. ...
💦Asiyah..
Asiyah adalah istri Firaun dan juga ibu angkat dari Nabi Musa AS.

_Adakah di antara kita yg tahu bagaimana wajah mereka??
Tak ada yg tahu..
Namun selalu kita kenang akhlakul karimahnya..

💦Wahai ukhty..jadikan mereka pedoman & panutanmu..

💦Besarkan rasa malumu di hadapan orang yg bukan mahrom mu..
💦Tutup auratmu (selain wajah & telapak tangan)..
💦Diammu di dalam rumah,lebih baik bagimu,adapun keharusan & kewajiban untuk keluar rumah,tundukkan pandanganmu,berikan senyummu kepada sesama muslimah yg kamu jumpai..
💦Bila kamu jumpai saudarimu yg belum menurut aurat dengan sempurna,jangan juteki mereka,do'akan mereka agar di beri hidayah oleh Robbmu..
💦Selalu posting kebaikan..tujuannya bukan untuk menghakimi/menggurui yg lain tapi terlebih mengingatkan diri sendiri..
💦Dengan besar harapan Allohu ta'ala jadikan ini sebagai amal kebaikan yg akan memperberat timbangan kelak di yaumul akhir..
💦Wahai ukhty..
Jangan kesal kepada mereka yg mencibirmu,yg meremehkanmu,karena pada hakikatnya kita manusia biasa yg jauh dari kata sempurna..
💦Fokuslah pada satu hal..
Kebaikan apa yg akan saya beri hari ini bukan apa yg akan saya terima hari ini..
💦Jangan berharap pujian dari manusia..cukuplah berharap hanya pada Allohu ta'ala,karena hanya Allohu ta'ala sebaik2nya yg memberi balasan yg maha adil..
💦Afwan..saya sedang belajar..yg benar dari Allohu ta'ala yg salah dari saya pribadi..

💦Barokalloohu fiikum..