Sabtu, 25 November 2017

Air

Ahad terakhir November 2017
Selfreminder Cinta

๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ
Kemana Arah Hidupmu?
๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ๐Ÿ’ฎ

Hidup itu perlu diarahkan. Jangan biarkan mengalir seperti air. Karena biasanya yang ikut aliran air itu: sampah, ikan mati, dan benda mati lainnya.

Tetapkan visi hidupmu dengan jelas, bekerjalah sesuai passion dan value serta lakukan yang terbaik, fokus kepada kelebihan yang terus diasah, bergabung di komunitas yang tepat, terus belajar.

Setelah itu bermohonlah kepada Allah swt dan biarkan Dia yang menentukan kehidupan terbaik bagi kita. Berusaha Terbaik - Berdoa yang Terbaik - Kehidupan Terbaik.

Jamil Azzaini

Kamis, 23 November 2017

Pemaaf

Masya Alloh...
Muhasabah diri 
Bagus untuk di simak ummah

Pernahkah kita memperhatikan 2 wajah yang berbeda dalam hidup ini? Yang pertama wajah yang selalu tersenyum bahagia, yang kedua wajah yang selalu kusam sengsara. Siapa orang yang selalu tersenyum bahagia ? Mereka orang yang mudah mema'afkan.

Ummah...
jika kita ingin bahagia, melihat anak tidak membereskan ruang tamu... ma'afkan, lihat tetangga menyimpan sampah di halaman kita... ma'afkan, lihat tetangga menyetel lagu sangat keras ...ma'afkan, Pasangan berbicara kasar... ma'afkan. Tentu jika ada kesalahan yang harus diperbaiki, perbaikilah dengan bijak.
Hidup ini hanya sebentar , jangan sia-siakan waktu dengan kesal kepada orang lain, karena siapapun orang pernah berbuat salah. Alloh berfirman : "Jadilah pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf,serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh".(QS.Ala'raf :199).

Ya Alloh karuniakan kepada kami sifat pemaaf, sehingga hati kami tentram tak punya dendam. Berikan kami rezeki yang baik, halal, melimpah dan berokah. 

Aamiin ya Robb

Selasa, 14 November 2017

Daster

Perlu disyukuri dengan luar biasa, saat menjadi orang yang tidak terkontaminasi polusi dunia rumpita yang tidak sedikit didominasi saat kita terjun berinteraksi secara intens bersama lingkungan (karena keseringannya cenderung menjurus ke ghibah tanpa disadari dan memang mengasyikkan).

"....lah mba, kamu kan "cuma" emak berdaster yang lebih banyak di rumah ga tau apa-apa..."

Dan cukup membuat senyum saat ada kata cuma untuk menguatkan istilah emak berdaster.

Ketika dunia dalam genggaman  sepotong buah kecanggihan teknologi, di situlah emak berdaster harus lebih update dan belajar dengan bijak, karena anak-anak kita adalah generasi milenia, generasi digital, yang  jika tidak kita sebagai orang tua mengiringinya, mendampingi dan mengawal dengan ilmu,  tidak mustahil bisa tergelicir menjadi generasi yang fakir hati.

Berdayalalah emak berdaster yang bukan CUMA EMAK BERDASTER untuk generasi Indonesia yang beradab, berakhlak dan berilmu.

#semangatemakberdaster
#bukanemakberdasterbiasa

Mengundang rejeki

_*ALFASEMAR 1990*
 
_*# The Secret of Marketing Langit #๐Ÿ’ก*_

- Ada yang mengetuk pintu langit dengan cara tiap pagi membagi 40 nasi untuk duafa yg rutin dia lakukan.. 

- Ada orang yang ngundang rejeki dengan cara mencium punggung tangan ibunya, lalu minta didoakan...

- Ada yang mengundang rejeki, tiap pekan dia datangi anak-anak Yatim, diusap2 kepalanya, dibelikan sesuatu untuk keperluan mereka, sebagaimana yg telah diajarkan Nabi kita..

- Ada yg ngundang rejeki, tiap pagi berangkat kerja dia rutin bersedekah kepada siapa saja... 

- Ada org yg ngundang rejeki, tiap malam jumat dia membagi makanan kepada 100 orang yang tidur di Jalanan..
Sehingga doanya tembusss kelangit!

- Ada orang yg ngundang rejeki, tiap setelah sholat subuh dia tidak tidur dia ber istigfar 100 kali & tadarrus Al quran hingga terbit fajar, lalu menatap langit langsung, mengangkat tangan, & Nembus langsung pada Tuhannya..  

- Ada yg ngundang rejeki, tiap jumat omzet/profit penjualannya 100% disedekahkan..  

- Ada yg ngundang Rejeki, tiap bulan 20% dari total pendapatannya disedekahkan.. Karena
*Dia Yakin Tuhannya MAHA KAYA..*  

- Ada yang ngundang rejeki, seminggu sekali dia tengah malam datangi rumah duafa, dia panggul sendiri makanan untuk mereka...  

- Ada yang ngundang rejeki, tiap jum'at dia tidak mau dibayar untuk tenaganya yg dia berikan ke orang lain, tiap tetes keringatnya penuh pahala...

- Ada yang mengundang rejeki dengan memperbaiki jadwal sholat 5 waktunya berjamaah di masjid & ALLAH pun memudahkan segala urusannya..

- Ada yang ngundang rejeki, tiap pagi dia sholat dhuha & berdoa, ketika orang lain sdh sibuk dia memilih menghadap langsung ke Penciptanya..

- Ada yang tiap 1/3 malam dia bangun sholat tahajjud berbisik pada bumi dan terdengar dilangit, ALLAH ridho maka hidupnya pun berkah..

-Ada yg ngundang REZEKI dgn cara MENANAM POHON dan mengkampanyekannya agar semua MAKHLUK BUMI bisa menikmati OKSIGEN & mengurangi CO²

*Rezekimu bukan dari Bossmu* atau pelangganmu,
*Tapi dari ALLAH*

Undang rejeki datang dgn cara2 yg *ALLAH Ridhoi...*

"Memberi informasi itu tenangkan hati"
Kalau hatimu gak tenang, jangan2 karena berbagi informasipun engkau enggan..

Orang yg yakin *ALLAH MAHA KAYA*, dia gak pernah takut kelaparan.. dia gak pernah takut.. dan gak pernah ragu!

Mau jalan manakah yg kita pilih untuk mengundang rezeki?

Lakukanlah tanpa ada rasa ragu.

*MAN JADDA WA JADA..*
Ikhlaskan Insya ALLAH....๐Ÿ™๐Ÿ•‹๐Ÿ•‹๐Ÿ•‹

Minggu, 05 November 2017

Ibadah

RENUNGAN DHUHA

๐ŸŒฟ๐ŸŒผPERBAIKILAH ANAKMU DENGAN IBADAH๐ŸŒผ๐ŸŒฟ

Orang yang selalu menjaga Allah ketika masih muda dan kuat, Allah akan selalu menjaganya ketika sudah tua dan lemah. Allah akan menjaga pendengarannya, penglihatannya, kekuatannya dan akalnya.

Dahulu ada sebagian ulama yang usianya melebihi 100 tahun tapi ia masih kuat badannya dan sehat akalnya. Ketika ditanya rahasianya ia menjawab, "Badan ini dulu ketika masih mudah aku selalu menjaganya dari perbuatan maksiat. Maka sekarang Allah menjaganya ketika aku sudah tua."

Sebaliknya, dulu ada orang yang ketika muda mengabaikan kewajiban-kewajibannya terhadap Allah, maka Allah pun menjadikannya lemah di usia tua dan akhirnya ia menjadi pengemis.

Adakalanya Allah menjaga orang yang shalih sampai keturunannya, sebagaimana firman Allah, "Dahulu ayah kedua anak ini adalah seorang lelaki yang shalih." Maksudnya, kedua anak itu dijaga oleh Allah karena keshalihan ayah mereka dahulu.

Dulu, Said bin Al Musayyib mengatakan kepada anaknya, "Nak, aku akan menambah jumlah rakaat shalat sunnahku dengan harapan agar Allah menjagamu."

Umar bin Abdul Aziz mengatakan, "Setiap orang beriman yang meninggal dunia, pasti Allah selalu menjaga keturunannya."

Ibnul Munkadir mengatakan, "Sungguh Allah akan menjaga orang yang shalih sampai kepada anaknya, cucunya dan lingkungan sekitarnya. Mereka selalu berada dalam lindungan dan penjagaan Allah."

Semoga Allah selalu menjaga kita dan menjadikan kita serta keturunan kita orang-orang yang shalih. Aamiin.

๐Ÿ“šSumber: "Jamiul Ulum wal Hikam" karya Ibnu Rojab Al Hambali.

#salamukhuwah
#salingmgengingatkan
#salingmendo'akan
#perjuanganbersama
#insyaaAllahkitamenang