Jumat, 30 Maret 2018

Sama

Ada kata2 menarik dari group sebelah :
*Layak dibaca dan direnungkan dgn secangkir EXPRESSO tanpa ampas kehidupan.*
*KETIKA SEMUANYA BERAKHIR "SAMA"*

■SAAT USIA *40* TH 
PENDIDIKAN TINGGI DAN PENDIDIKAN RENDAH , SAMA SAJA. 
(beberapa orang yg pendidikan tak tinggi dan tak terlalu berprestasi justru punya lebih byk uang)๐Ÿ˜‰

■SAAT USIA *50*
CANTIK DAN JELEK sama ( tak peduli seberapa cantiknya kamu dulu, di usia ini, kerutan, darkspot, kulit kendur, gak bisa terus kamu sembunyikan dengan segala macam alat riasanmu...๐Ÿ™‚

■SAAT USIA *60*
POSISI TINGGI DAN POSISI RENDAH SAMA. 
(Setelah semua pensiun, tak perlu lagi menghindari atasanmu)

■SAAT USIA *70* 
RUMAH BESAR DAN RUMAH KECIL SAMA,.(Tulang sendi lutut dan kakimu semakin tua, sulit untuk bisa bergerak, sekarang kamu cuma butuh ruang kecil untuk bisa duduk)๐Ÿ˜™

■SAAT USIA *80*
PUNYA UANG DAN TIDAK PUNYA UANG SAMA 
(saat itu uangmu tak lagi bisa membeli steak yg lezat, gulai rendang dll karena tubuhmu tak bisa dimasuki lagi byk makanan, lidahmu sudah tak punya rasa. 
dan kamu tak bisa lagi ketempat dimana kamu bisa menghabiskan uangmu.๐Ÿคจ

■SAAT USIA *90*
TIDUR DAN BANGUN SAMA (karena setelah bangun kamu tetap tidak tau apa yg akan kamu lakukan)๐Ÿ˜

■SAAT *AJALMU TIBA*
KAYA DAN MISKIN SAMA
kamu hanya akan  dimasukkan kedalam tanah yang ukurannya sama, orang² akan menangisi kamu kemudian melupakanmu karena mereka sudah dipenuhi persoalan hidupnya.๐Ÿ˜ช

*Oleh karena itu, semasa hidup jangan terlalu tinggi hati atas apa yg kita MILIKI, karena kita akan berakhir SAMA.*
*JANGAN terlalu keras mencari PENGARUH dan MATERI karena PADA akhirnya kamu tak memiliki APA2...*

*JADI BERAMAL N IKHLAS DLM HIDUP INI BERSAMA TEMAN² DAN KELUARGA TERCINTA*.


๐ŸŒž...๐Ÿค—...๐Ÿ™‹๐Ÿป♂...๐Ÿ–๐Ÿ˜ƒ

Alhamdulilah

Coba sempat kan membaca.... 
Ini sangat menginspirasi 

Nasehat Bpknya Najwa buat anaknya...

Tulisan Prof. Quraish Shihab, yang bagus sekali :

"Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. 
Karena itulah takdir mereka.

Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu
Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan
Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat
Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu.
Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui Sedangkan engkau tidak mengetahui.

Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah

Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan.
Perbanyaklah bersyukur, Alhamdulillah, itu yang akan mendatangkan kebahagiaan.
Terus ucap Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera.
Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu. Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah.
Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia.

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol.
Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.
Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri yang jauh dari mereka.

Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan.
Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa "rumus kegagalan adalah sikap asal semua orang".

Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.

Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.
Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya.

Jangan tinggalkan sholatmu sekali pun. Karena di sana, jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud.
Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi.
Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi.
Tapi bersandarlah kepada Allah SWT, Tuhan YME, karena Dialah yang menentukan segala nya... Aamiin ๐Ÿ™๐Ÿ˜‡

Kamis, 29 Maret 2018

Istri

Istri - Istri Akhir Zaman

“Inilah yang terjadi pada istri-istri pada akhir zaman ini.

๐Ÿ“š Ketika mereka berada dirumahnya :
•Dihadapan suaminya mereka berpakaian seadanya
•Rambut acak-acakan dan aroma badannya pun
dibiarkan tak sedap
•Kalo bicara dengan suara keras dan tinggi.

๐Ÿ“– Tetapi ketika keluar dari rumahnya :
•Didepan khalayak ramai bahkan didepan laki-laki lain
mereka memakai pakaian-pakaian yang bagus
•Berdandan cantik dan memakai parfum
•Kalo bicara dengan suara yang dilemah lembutkan.
•Mereka bebas keluar dari rumahnya tanpa ada
keberanian dari sang suami untuk menegur tetapi
kebalikanya ketika suami terlambat pulang sedikit saja
langsung dibentak dan dinterogasi.

Wahai saudariku…
Inilah kenyataan yang terjadi pada rumah tangga kaum muslimin. Dimana yang memegang kendali dalam rumah tangga adalah ISTRI. Bahkan terkadang suaminya adalah seorang yang abid (Ahli 'Ibadah), tapi dia telah membiarkan istrinya durhaka terhadapnya dengan tidak memberikan pendidikan terhadap istri-istrinya.
Dalam hadits Nabi Rasullullah Shollallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda :
“Sebaik-baik istri yaitu yang menyenangkanmu ketika kamu lihat, taat kepadamu ketika kamu suruh, menjaga dirinya dan hartamu ketika kamu pergi.“
(HR.Thabarani)

Siapakah wanita yang paling baik…?
Jawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci.”
(HR. An-Nasai dan Ahmad)

Abdullah bin Abbas radhiallahuanhu,berkata :
“Sesungguhnya aku selalu berhias untuk istriku seperti berhiasnya dirinya untukku.”

ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ุนู„ู‰ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ
Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammadin Wa ‘Ala Ali Sayyidina Muhammad.

_*KEUTAMAAN_WANITA*_

1. Doa seorang isteri yg taat memiliki kekuatan 70 wali

2. Isteri yg membuatkan minum suami tanpa diminta, pahalanya 3x khatam Qur'an.

3. Masakan isteri yg dilakukan secara sunah dan dimakan suami beserta keluarga pahalanya semua untuk isteri dan do'a suami yg memakan masakannya menjadi do'a yg diijabah.

4. Isteri yg membangunkan suami untuk sholat atau mengingatkan sholat berjamaah di masjid pahalanya 27+1

5. Isteri yg kelelahan bangun malam karena anaknya minta susu sama dengan pahala 70x haji mabrur

6. Seorang ibu yg menyusui setiap tetes susunya senilai 200x sholat khusyu dan doanya di ijabah' (fadilah wanita)

7. Burung di udara dan malaikat dilangit akan selalu memintakan ampunan kepada Allah selama Isteri dalam keridhoan suami.

8. Bila seorang suami pulang dengan gelisah dan isteri menghiburnya maka isteri mendapatkan 10 pahala jihad.

9. Bila seorang wanita hamil sholatnya dua rekaat adalah lebih baik dari 80 rakaat sholat wanita yg tidak hamil.

10. Bila seorang wanita hamil akan mendapatkan pahala 70 tahun sholat dan 70 tahun puasa.

11. Wanita yg mencuci pakaian suami dan anak-anaknya akan mendapat 1000 kebaikan dan akan diampuni kesalahannya, bahkan segala sesuatu yang disinari matahari memintakan ampun baginya dan Allah SWT mengangkat derajatnya 1000 tingkat.

12. Wanita yg menyusui anaknya, maka setiap tetesan air susu tersebut akan mendapatkan 1 pahala dan apabila cukup 2 tahun menyusui maka malaikat dilangit akan mengabarkan berita bahwa SURGA wajib bagi nya".

13. Apabila sorang wanita kedatangan haid maka haidnya akan menghapus dosa2nya.

14. Apabila ia membaca pada hari pertama keluar haid :
ุงู„ุญู…ุฏู„ِู„ّٰู‡ِ ุนู„ู‰ ูƒู„ ุญุงู„ ูˆุฃุณุชุบูุฑ ๏ทฒ ู…ู† ูƒู„ ุฐู†ุจ
 "Alhamdulilahi ala kullu halin wa astagfirullaha min kulli zanbi" Maka Allah Swt akan membebaskannya dr jahanam, shirat & adzab.

15. Setiap hari dari haidnya, Allah tinggikan dia dgn pahala 40 orang mati syahid apabila ia berdzikir.

SUBHANALLAAH... betapa sayangnya Allah SWT terhadap kaum wanita.

Dan semoga kita mendapat pasangan hidup yang soleh dan solehah #Amin_Yaa_Robbal_Aalamin

Jika ada orang yang menerima dan mengamalkannya,mengajarkan pada orang lain, anda akan menimba pahala sebagai ilmu yang bermanfaat.

ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ุนู„ู‰ ุณูŠุฏู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุจุงุฑูƒ ูˆุณู„ู….

Semoga mendapatkan istri solihah semua sahabat.
Dan yg perempuan bisa menjadi wanita yg solihah dan istri yg baik buat suaminya.

Sobat sekarang anda memiliki dua pilihan ,
1. Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya dibaca disini
2. Membagikan pengetahuan ini kesemua teman facebookmu , insyallah bermanfaat dan akan menjadi pahala bagimu. Aamiin..

Saya doakan yg Membagikan  & komen ''aamiin'' status ini jadi orang sukses dunia akhirat.. Aamiin...

Boleh di SHARE sebanyak mungkin!!

Sabtu, 24 Maret 2018

Sehat yakin niat

Allahu Akbar...gak jenuh bacanya...
Kami sedang antri periksa kesehatan. Dokter yang kami kunjungi ini termasuk dokter sepuh –berusia sekitar tujuh puluhan- spesialis penyakit...
“Silakan duduk,” sambut dr.Paulus.
Aku duduk di depan meja kerjanya, mengamati pria sepuh berkacamata ini yang sedang sibuk menulis identitasku di kartu pasien.

“Apa yang dirasakan, Mas?”

Aku pun bercerita tentang apa yang kualami sejak 2013 hingga saat ini. Mulai dari awal merasakan sakit maag, peristiwa-peristiwa kram perut, ambruk berkali-kali, gejala dan vonis tipes, pengalaman opnam dan endoskopi, derita GERD, hingga tentang radang duodenum dan praktek tata pola makan Food Combining yang kulakoni.

“Kalau kram perutnya sudah enggak pernah lagi, Pak,” ungkapku, “Tapi sensasi panas di dada ini masih kerasa, panik juga cemas, mules, mual. Kalau telat makan, maag saya kambuh. Apalagi setelah beberapa bulan tata pola makan saya amburadul lagi.”

“Tapi buat puasa kuat ya?”

“Kuat, Pak.”

“Orang kalau kuat puasa, harusnya nggak bisa kena maag!”

Aku terbengong, menunggu penjelasan.

“Asam lambung itu,” terang Pak Paulus, “Diaktifkan oleh instruksi otak kita. Kalau otak kita bisa mengendalikan persepsi, maka asam lambung itu akan nurut sendiri. Dan itu sudah bisa dilakukan oleh orang-orang puasa.”

“Maksudnya, Pak?”

“Orang puasa ‘kan malamnya wajib niat to?”

“Njih, Pak.”

“Nah, niat itulah yang kemudian menjadi kontrol otak atas asam lambung. Ketika situ sudah bertekad kuat besok mau puasa, besok nggak makan sejak subuh sampai maghrib, itu membuat otak menginstruksikan kepada fisik biar kuat, asam lambung pun terkendali. Ya kalau sensasi lapar memang ada, namanya juga puasa. Tapi asam lambung tidak akan naik, apalagi sampai parah. Itu syaratnya kalau situ memang malamnya sudah niat mantap. Kalau cuma di mulut bilang mau puasa tapi hatinya nggak mantap, ya tetap nggak kuat. Makanya niat itu jadi kewajiban, ‘kan?”

“Iya, ya, Pak,” aku manggut-manggut nyengir.

“Manusia itu, Mas, secara ilmiah memang punya tenaga cadangan hingga enam puluh hari. Maksudnya, kalau orang sehat itu bisa tetap bertahan hidup tanpa makan dalam keadaan sadar selama dua bulan. Misalnya puasa dan buka-sahurnya cuma minum sedikit. Itu kuat. Asalkan tekadnya juga kuat.”

Aku melongo lagi.

“Makanya, dahulu raja-raja Jawa itu sebelum jadi raja, mereka tirakat dulu. Misalnya puasa empat puluh hari. Bukanya cuma minum air kali. Itu jaman dulu ya, waktu kalinya masih bersih. Hahaha,” ia tertawa ringan, menambah rona wajahnya yang memang kelihatan masih segar meski keriput penanda usia.

Kemudian ia mengambil sejilid buku di rak sebelah kanan meja kerjanya. Ya, ruang praktek dokter dengan rak buku. Keren sekali. Aku lupa judul dan penulisnya. Ia langsung membuka satu halaman dan menunjukiku beberapa baris kalimat yang sudah distabilo hijau.

“Coba baca, Mas: ‘mengatakan adalah mengundang, memikirkan adalah mengundang, meyakini adalah mengundang’. Jadi kalau situ memikirkan; ‘ah, kalau telat makan nanti asam lambung saya naik’, apalagi berulang-ulang mengatakan dan meyakininya, ya situ berarti mengundang penyakit itu. Maka benar kata orang-orang itu bahwa perkataan bisa jadi doa. Nabi Musa itu, kalau kerasa sakit, langsung mensugesti diri; ah sembuh. Ya sembuh. Orang-orang debus itu nggak merasa sakit saat diiris-iris kan karena sudah bisa mengendalikan pikirannya. Einstein yang nemuin bom atom itu konon cuma lima persen pendayagunaan otaknya. Jadi potensi otak itu luar biasa,” papar Pak Paulus.

“Jadi kalau jadwal makan sembarangan berarti sebenarnya nggak apa-apa ya, Pak?”

“Nah, itu lain lagi. Makan harus tetap teratur, ajeg, konsisten. Itu agar menjaga aktivitas asam lambung juga. Misalnya situ makan tiga kali sehari, maka jarak antara sarapan dan makan siang buatla sama dengan jarak antara makan siang dan makan malam. Misalnya, sarapan jam enam pagi, makan siang jam dua belas siang, makan malam jam enam petang. Kalau siang, misalnya jam sebelas situ rasanya nggak sempat makan siang jam dua belas, ya niatkan saja puasa sampai sore. Jangan mengundur makan siang ke jam dua misalnya, ganti aja dengan minum air putih yang banyak. Dengan pola yang teratur, maka organ di dalam tubuh pun kerjanya teratur. Nah, pola teratur itu sudah bisa dilakukan oleh orang-orang yang puasa dengan waktu buka dan sahurnya.”

“Ooo, gitu ya Pak,” sahutku baru menyadari.

“Tapi ya itu tadi. Yang lebih penting adalah pikiran situ, yakin nggak apa-apa, yakin sembuh. Allah sudah menciptakan tubu kita untuk menyembuhkan diri sendiri, ada mekanismenya, ada enzim yang bekerja di dalam tubuh untuk penyembuhan diri. Dan itu bisa diaktifkan secara optimal kalau pikiran kita optimis. Kalau situ cemas, takut, kuatir, justru imunitas situ turun dan rentan sakit juga.”

Pak Paulus mengambil beberapa jilid buku lagi, tentang ‘enzim kebahagiaan’ endorphin, tentang enzim peremajaan, dan beberapa tema psiko-medis lain tulisan dokter-dokter Jepang dan Mesir.

“Situ juga berkali-kali divonis tipes ya?”

“Iya, Pak.”

“Itu salah kaprah.”

“Maksudnya?”

“Sekali orang kena bakteri thypoid penyebab tipes, maka antibodi terhadap bakteri itu bisa bertahan dua tahun. Sehingga selama dua tahun itu mestinya orang tersebut nggak kena tipes lagi. Bagi orang yang fisiknya kuat, bisa sampai lima tahun. Walaupun memang dalam tes widal hasilnya positif, tapi itu bukan tipes. Jadi selama ini banyak yang salah kaprah, setahun sampai tipes dua kali, apalagi sampai opnam. Itu biar rumah sakitnya penuh saja. Kemungkinan hanya demam biasa.”

“Haah?”

“Iya Mas. Kalaupun tipes, nggak perlu dirawat di rumah sakit sebenarnya. Asalkan dia masih bisa minum, cukup istirahat di rumah dan minum obat tipes. Sembuh sudah. Dulu, pernah di RS Sardjito, saya anjurkan agar belasan pasien tipes yang nggak mampu, nggak punya asuransi, rawat jalan saja. Yang penting tetep konsumsi obat dari saya, minum yang banyak, dan tiap hari harus cek ke rumah sakit, biayanya gratis. Mereka nurut. Itu dalam waktu maksimal empat hari sudah pada sembuh. Sedangkan pasien yang dirawat inap, minimal baru bisa pulang setelah satu minggu, itupun masih lemas.”

“Tapi ‘kan pasien harus bedrest, Pak?”

“Ya ‘kan bisa di rumah.”

“Tapi kalau nggak pakai infus ‘kan lemes terus Pak?”

“Nah situ nggak yakin sih. Saya yakinkan pasien bahwa mereka bisa sembuh. Asalkan mau nurut dan berusaha seperti yang saya sarankan itu. Lagi-lagi saya bilang, kekuatan keyakinan itu luar biasa lho, Mas.”

Dahiku berkernyit. Menunggu lanjutan cerita.

“Dulu,” lanjut Pak Paulus, “Ada seorang wanita kena kanker payudara. Sebelah kanannya diangkat, dioperasi di Sardjito.
Nggak lama, ternyata payudara kirinya kena juga. Karena nggak segera lapor dan dapat penanganan, kankernya merembet ke paru-paru dan jantung. Medis di Sardjito angkat tangan.

Dia divonis punya harapan hidup maksimal hanya empat bulan.”

“Lalu, Pak?” tanyaku antusias.

“Lalu dia kesini ketemu saya. Bukan minta obat atau apa.
Dia cuma nanya; ‘Pak Paulus, saya sudah divonis maksimal empat bulan.

Kira-kira bisa nggak kalau diundur jadi enam bulan?’

Saya heran saat itu, saya tanya kenapa.

Dia bilang bahwa enam bulan lagi anak bungsunya mau nikah, jadi pengen ‘menangi’ momen itu.”

“Waah.. Lalu, Pak?”

“Ya saya jelaskan apa adanya. Bahwa vonis medis itu nggak seratus persen, walaupun prosentasenya sampai sembilan puluh sembilan persen,
tetap masih ada satu persen berupa kepasrahan kepada Tuhan yang bisa mengalahkan vonis medis sekalipun.
Maka saya bilang; sudah Bu, situ nggak usah mikir bakal mati empat bulan lagi.
Justru situ harus siap mental, bahwa hari ini atau besok situ siap mati.
Kapanpun mati, siap!
Begitu, situ pasrah kepada Tuhan, siap menghadap Tuhan kapanpun. Tapi harus tetap berusaha bertahan hidup.”

Aku tambah melongo. Tak menyangka ada nasehat macam itu.
Kukira ia akan memotivasi si ibu agar semangat untuk sembuh, malah disuruh siap mati kapanpun.
O iya, mules mual dan berbagai sensasi ketidaknyamanansudah tak kurasakan lagi.

“Dia mau nurut. Untuk menyiapkan mental siap mati kapanpun itu dia butuh waktu satu bulan.
Dia bilang sudah mantap, pasrah kepada Tuhan bahwa dia siap.
Dia nggak lagi mengkhawatirkan penyakit itu, sudah sangat enjoy.
Nah, saat itu saya cuma kasih satu macam obat. Itupun hanya obat anti mual biar dia tetap bisa makan dan punya energi untuk melawan kankernya.

Setelah hampir empat bulan, dia check-up lagi ke Sardjito dan di sana dokter yang meriksa geleng-geleng. Kankernya sudah berangsur-angsur hilang!”

“Orangnya masih hidup, Pak?”

“Masih. Dan itu kejadian empat belas tahun lalu.”

“Wah, wah, wah..”

“Kejadian itu juga yang menjadikan saya yakin ketika operasi jantung dulu.”

“Lhoh, njenengan pernah Pak?”

“Iya.
Dulu saya operasi bedah jantung di Jakarta. Pembuluhnya sudah rusak. Saya ditawari pasang ring.

Saya nggak mau. Akhirnya diambillah pembuluh dari kaki untuk dipasang di jantung.

Saat itu saya yakin betul sembuh cepat. Maka dalam waktu empat hari pasca operasi, saya sudah balik ke Jogja, bahkan dari bandara ke sini saya nyetir sendiri.
Padahal umumnya minimal dua minggu baru bisa pulang.
Orang yang masuk operasi yang sama bareng saya baru bisa pulang setelah dua bulan.”

Pak Paulus mengisahkan pengalamannya ini dengan mata berbinar. Semangatnya meluap-luap hingga menular ke pasiennya ini. Jujur saja, penjelasan yang ia paparkan meningkatkan harapan sembuhku dengan begitu drastis.

Persis ketika dua tahun lalu pada saat ngobrol dengan Bu Anung tentang pola makan dan kesehatan. Semangat menjadi kembali segar!

“Tapi ya nggak cuma pasrah terus nggak mau usaha.
Saya juga punya kenalan dokter,” lanjutnya,
“Dulu tugas di Bethesda, aslinya Jakarta, lalu pindah mukim di Tennessee, Amerika.

Di sana dia kena kanker stadium empat. Setelah divonis mati dua bulan lagi, dia akhirnya pasrah dan pasang mental siap mati kapanpun.

Hingga suatu hari dia jalan-jalan ke perpustakaan, dia baca-baca buku tentang Afrika.
Lalu muncul rasa penasaran, kira-kira gimana kasus kanker di Afrika.
Dia cari-cari referensi tentang itu, nggak ketemu. Akhirnya dia hubungi kawannya, seorang dokter di Afrika Tengah.

Kawannya itu nggak bisa jawab.
Lalu dihubungkan langsung ke kementerian kesehatan sana. Dari kementerian, dia dapat jawaban mengherankan, bahwa di sana nggak ada kasus kanker.
Nah dia pun kaget, tambah penasaran.”

Pak Paulus jeda sejenak. Aku masih menatapnya penuh penasaran juga, “Lanjut, Pak,” benakku.

“Beberapa hari kemudian dia berangkat ke Afrika Tengah.
Di sana dia meneliti kebiasaan hidup orang-orang pribumi. Apa yang dia temukan?
Orang-orang di sana makannya sangat sehat.
Yaitu sayur-sayuran mentah, dilalap, nggak dimasak kayak kita.

Sepiring porsi makan itu tiga perempatnya sayuran, sisanya yang seperempat untuk menu karbohidrat. Selain itu, sayur yang dimakan ditanam dengan media yang organik. Pupuknya organik pake kotoran hewan dan sisa-sisa tumbuhan.

Jadi ya betul-betul sehat.
Nggak kayak kita, sudah pupuknya pakai yang berbahaya, eh pakai dimasak pula. Serba salah kita.

Bahkan beras merah dan hitam yang sehat-sehat itu, kita nggak mau makan.
Malah kita jadikan pakan burung, ya jadinya burung itu yang sehat, kitanya sakit-sakitan.”

Keterangan ini mengingatkanku pada obrolan dengan Bu Anung tentang sayur mayur, menu makanan serasi, hingga beras sehat. Pas sekali.

“Nah dia yang awalnya hanya ingin tahu, akhirnya ikut-ikutan.

Dia tinggal di sana selama tiga mingguan dan menalani pola makan seperti orang-orang Afrika itu.”

“Hasilnya, Pak?”

“Setelah tiga minggu, dia kembali ke Tennessee.

Dia mulai menanam sayur mayur di lahan sempit dengan cara alami.
Lalu beberapa bulan kemudian dia check-up medis lagi untuk periksa kankernya,”

“Sembuh, Pak?”

“Ya! Pemeriksaan menunjukkan kankernya hilang.
Kondisi fisiknya berangsur-angsur membaik. Ini buki bahwa keyakinan yang kuat, kepasrahan kepada Tuhan, itu energi yang luar biasa.

Apalagi ditambah dengan usaha yang logis dan sesuai dengan fitrah tubuh.

Makanya situ nggak usah cemas, nggak usah takut..”

Takjub, tentu saja.

Pada momen ini Pak Paulus menghujaniku dengan pengalaman-pengalamannya di dunia kedokteran, tentang kisah-kisah para pasien yang punya optimisme dan pasien yang pesimis.

Aku jadi teringat kisah serupa yang menimpa alumni Madrasah Huffadh Al-Munawwir, pesantren tempatku belajar saat ini.

Singkatnya, santri ini mengidap tumor ganas yang bisa berpindah-pindah benjolannya.

Ia divonis dokter hanya mampu bertahan hidup dua bulan. Terkejut atas vonis ini, ia misuh-misuh di depan dokter saat itu.
Namun pada akhirnya ia mampu menerima kenyataan itu.

Ia pun bertekad menyongsong maut dengan percaya diri dan ibadah. Ia sowan ke Romo Kiai, menyampaikan maksudnya itu.

Kemudian oleh Romo Kiai, santri ini diijazahi (diberi rekomendasi amalan)
Riyadhoh Qur’an, yakni amalan membaca Al-Quran tanpa henti selama empat puluh hari penuh, kecuali untuk memenuhi hajat dan kewajiban primer.

Riyadhoh pun dimulai. Ia lalui hari-hari dengan membaca Al-Quran tanpa henti.

Persis di pojokan aula Madrasah Huffadh yang sekarang. Karena merasa begitu dingin, ia jadikan karpet sebagai selimut.

Hari ke tiga puluh, ia sering muntah-muntah, keringatnya pun sudah begitu bau.

Bacin, mirip bangkai tikus,kenang narasumber yang menceritakan kisah ini padaku. Hari ke tiga puluh lima, tubuhnya sudah nampak lebih segar, dan ajaibnya; benjolan tumornya sudah hilang.

Selepas rampung riyadhoh empat puluh hari itu, dia kembali periksa ke rumah sakit di mana ia divonis mati.

Pihak rumah sakit pun heran.
Penyakit pemuda itu sudah hilang, bersih, dan menunjukkan kondisi vital yang sangat sehat!

Aku pribadi sangat percaya bahwa gelombang yang diciptakan oleh ritual ibadah bisa mewujudkan energi positif bagi fisik.

Khususnya energi penyembuhan bagi mereka yang sakit.

Memang tidak mudah untuk sampai ke frekuensi itu, namun harus sering dilatih. Hal ini diiyakan oleh Pak Paulus.

“Untuk melatih pikiran biar bisa tenang itu cukup dengan pernapasan.

Situ tarik napas lewat hidung dalam-dalam selama lima detik, kemudian tahan selama tiga detik. Lalu hembuskan lewat mulut sampai tuntas. Lakukan tujuh kali setiap sebelum Shubuh dan sebelum Maghrib.

Itu sangat efektif. Kalau orang pencak, ditahannya bisa sampai tuuh detik.
Tapi kalau untuk kesehatan ya cukup tiga detik saja.”

Nah, anjuran yang ini sudah kupraktekkan sejak lama. Meskipun dengan tata laksana yang sedikit berbeda.

Terutama untuk mengatasi insomnia. Memang ampuh. Yakni metode empat-tujuh-delapan.

Ketika merasa susah tidur alias insomnia, itu pengaruh pikiran yang masih terganggu berbagai hal.

Maka pikiran perlu ditenangkan, yakni dengan pernapasan.
Tak perlu obat, bius, atau sejenisnya, murah meriah.

Pertama, tarik napas lewat hidung sampai detik ke empat, lalu tahan sampai detik ke tujuh, lalu hembuskan lewat mulut pada detik ke delapan. Ulangi sebanyak empat sampai lima kali.

Memang iya mata kita tidak langsung terpejam ngantuk, tapi pikiran menadi rileks dan beberapa menit kemudian tanpa terasa kita sudah terlelap.
Awalnya aku juga agak ragu, tapi begitu kucoba, ternyata memang ampuh. Bahkan bagi yang mengalami insomnia sebab rindu akut sekalipun.

“Gelombang yang dikeluarkan oleh otak itu punya energi sendiri, dan itu bergantung dari seberapa yakin tekad kita dan seberapa kuat konsentrasi kita,” terangnya,

“Jadi kalau situ sholat dua menit saja dengan khusyuk, itu sinyalnya lebih bagus ketimbang situ sholat sejam tapi pikiran situ kemana-mana, hehehe.”

Duh, terang saja aku tersindir di kalimat ini.

“Termasuk dalam hal ini adalah keampuhan sholat malam.

Sholat tahajud. Itu ketika kamu baru bangun di akhir malam, gelombang otak itu pada frekuensi Alpha. Jauh lebih kuat daripada gelombang Beta yang teradi pada waktu Isya atau Shubuh.
Jadi ya logis saja kalau doa di saat tahajud itu begitu cepat ‘naik’ dan terkabul. Apa yang diminta, itulah yang diundang.
Ketika tekad situ begitu kuat, ditambah lagi gelombang otak yang lagi kuat-kuatnya, maka sangat besar potensi terwujud doa-doa situ.”

Tak kusangka Pak Paulus bakal menyinggung perihal sholat segala. Aku pun ternganga. Ia menunjukkan sampul buku tentang ‘enzim panjang umur’.

“Tubuh kita ini, Mas, diberi kemampuan oleh Allah untuk meregenerasi sel-sel yang rusak dengan bantuan enzim tertentu, populer disebut dengan enzim panjang umur. Secara berkala sel-sel baru terbentuk, dan yang lama dibuang.
Ketika pikiran kita positif untuk sembuh, maka yang dibuang pun sel-sel yang terkena penyakit.

Menurut penelitian, enzim ini bisa bekerja dengan baik bagi mereka yang sering merasakan lapar dalam tiga sampai empat hari sekali.”

Pak Paulus menatapku, seakan mengharapkan agar aku menyimpulkan sendiri.

“Puasa?”
“Ya!”
“Senin-Kamis?”

“Tepat sekali! Ketika puasa itu regenerasi sel berlangsung dengan optimal.

Makanya orang puasa sebulan itu juga harusnya bisa jadi detoksifikasi yang ampuh terhadap berbagai penyakit.”

Lagi-lagi,aku manggut-manggut.

Tak asing dengan teori ini.

“Pokoknya situ harus merangsang tubuh agar bisa menyembuhkan diri sendiri.

Jangan ketergantungan dengan obat. Suplemen yang nggak perlu-perlu amat,nggak usahlah. Minum yang banyak, sehari dua liter, bisa lebih kalau situ banyak berkeringat, ya tergantung kebutuhan.

Tertawalah yang lepas, bergembira, nonton film lucu tiap hari juga bisa merangsang produksi endorphin, hormon kebahagiaan. Itu akan sangat mempercepat kesembuhan.

Penyakit apapun itu! Situ punya radang usus kalau cemas dan khawatir terus ya susah sembuhnya.

Termasuk asam lambung yang sering kerasa panas di dada itu.”

Terus kusimak baik-baik anjurannya sambil mengelus perut yang tak lagi terasa begah. Aneh.

“Tentu saja seperti yang saya sarankan, situ harus teratur makan, biar asam lambung bisa teratur juga.

Bangun tidur minum air hangat dua gelas sebelum diasupi yang lain.

Ini saya kasih vitamin saja buat situ, sehari minum satu saja. Tapi ingat, yang paling utama adalah kemantapan hati, yakin, bahwa situ nggak apa-apa. Sembuh!”

Begitulah. Perkiraanku yang tadinya bakal disangoni berbagai macam jenis obat pun keliru.

Hanya dua puluh rangkai kaplet vitamin biasa, Obivit, suplemen makanan yang tak ada ?;kaitannya dengan asam lambung apalagi GERD.

Hampir satu jam kami ngobrol di ruang praktek itu, tentu saja ini pengalaman yang tak biasa. Seperti konsultasi dokter pribadi saja rasanya.

Padahal saat keluar, kulihat masih ada dua pasien lagi yang kelihatannya sudah begitu jengah menunggu.

“Yang penting pikiran situ dikendalikan, tenang dan berbahagia saja ya,” ucap Pak Paulus sambil menyalamiku ketika hendak pamit.

Dan jujur saja, aku pulang dalam keadaan bugar, sama sekali tak merasa mual, mules, dan saudara-saudaranya.

Terima kasih Pak Paulus.

Kadipiro Yogyakarta, 2016

Dari wordpress GUBUGREOT

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)copas,com

Jumat, 23 Maret 2018

Lelaki

SIAPA YANG PUNYA ANAK LELAKI BACA INI  SAMPAI HABIS
(NO COPAS SHARE ONLY)

Anak lelaki banyak energi.
Anak lelaki suka berlari.
Anak lelaki perlu keluar kena matahari supaya mood jadi happy, kurang depresi, tingkatkan memory.

Anak lelaki perlu Ayah disisi.
Untuk jadi idola diri.
Ajak ke masjid. Katakan padanya, Allah mencintai pemuda yg mencintai mesjid.

Anak lelaki perlu ibu, yg sentiasa mendengar dan mengasihi.
Memang macam-macam perangai yg dia buat, kadang-kadang bikin sakit hati.

Tapi Ibu butuh sabar yang tidak bertepi.
Ngomong sekali belum tentu si anak lelaki nurut.Ingatkan beberapa kali.
Bukan berarti si anak sembrono ya.
Tapi ada cara dan seninya.
Karena anak lelaki,otaknya tak mampu memproses banyak arahan,  satu arahan satu situasi.
.
Ketika merasa marah padanya, katakan pada  pada diri,
Ini amanah Illahi
Tugas kita bukan menghakimi
Tapi mendidik
Beri kasih sayang, tanpa lelah memberi.
.
Dan Ini persoalan yang terakhir
Sudah peluk anak lelaki anda hari ini?
Dalam sekejap mata mereka menjadi dewasa.
Peluklah selagi sang putera masih berdenyut nadi.

๐Ÿ“ Umi Fatimah

Senin, 19 Maret 2018

Ibu

Bismillah.
Baca quote ini jadi ingat yang pernah disampaikan oleh ustadzah Poppy Yuditya tentang Ibunda Hajar, saat kisahnya bersama putranya Ismail mencari air di tanah yang tandus. Dan berikut sekilas catatan saya ๐Ÿ‘‡
.
Kenapa Hajar hanya bolak balik antara bukit Shafa Marwa, tidak ke tempat lebih jauh ?
Karena ia meninggalkan Ismail di tengah-tengah bukit. Jadi Hajar tidak bisa pergi lebih jauh dari itu, karena agar tetap bisa melihat Ismail yang ditinggal sendirian di bawah bukit. Sehingga setiap menuju lembahnya, Hajar berlari-lari kecil karena khawatir Ismail diterkam binatang buas. Namun ternyata air yang dicari antara bukit Shafa dan marwa malah ada di bawah kaki Ismail. Itulah keberkahan. Allah melihat bagaimana usaha manusia, untuk hasil itu sendiri Allah yang menentukan .

Nah, dari kisah Hajar ini jelaslah bahwa posisi Ibu itu harus terus dapat mengawasi anaknya. Jika ibu berpergian, ibu masih dapat mengawasi dan memantau anaknya dengan baik. Karena kodrat ibu adalah selalu membersamai anak. Usahakan Ibu adalah ORANG PERTAMA yang dilihat anak dalam setiap aktivitasnya.

Tugas wanita sesungguhnya adalah Hafidzah lil ghaib, artinya menjaga rumah suami dan anak-anak dari keseharian, menjaga kesucian rumah, menjaga rumah dari tamu yang tidak disukai suami, dll. Lihat surat An Nisa ayat 34 :
ุงู„ุฑِّุฌَุงู„ُ ู‚َูˆَّุงู…ُูˆู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู†ِّุณَุงุกِ ุจِู…َุง ูَุถَّู„َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจَุนْุถَู‡ُู…ْ ุนَู„َู‰ٰ ุจَุนْุถٍ ูˆَุจِู…َุง ุฃَู†ْูَู‚ُูˆุง ู…ِู†ْ ุฃَู…ْูˆَุงู„ِู‡ِู…ْ ۚ ูَุงู„ุตَّุงู„ِุญَุงุชُ ู‚َุงู†ِุชَุงุชٌ ุญَุงูِุธَุงุชٌ ู„ِู„ْุบَูŠْุจِ ุจِู…َุง ุญَูِุธَ ุงู„ู„َّู‡ُ ۚ 

"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..."
.
Duhai ibu, kembalilah ke rumah ...!
.
Catatan selengkapnya di https://bundafaizfathilabib.wordpress.com/2018/02/24/kisah-ibunda-hajar/
.
Wallahu'alam.

Foto dari akun parenting nabawiyah

Sabtu, 10 Maret 2018

Santan

My kitchen ingredient must haves for skin care routine.  

5# SANTAN

Santan atau istilah jawanya coconut milk, yang katanya biang kolesterol,  ternyata bisa untuk skincare. Santan mengandung lauric acid, yang mempunyai kekuatan nomor satu sebagai : 
- anti bakteri
- anti jamur
- anti virus
Selain itu, santan juga tinggi antioksidannya,  kaya vitamin E, C, K,  zink, selenium folat, magnesium, dan kalsium.  

Untuk skincare harian, saya memanfaatkan santan KARA (yang bener aja kalo tiap hari harus marut dan meres kelapa. Bikin mie instan aja males) Karena KARA di proses dengan sistem UHT,  pastilah lebih higienis dan steril. Trus,  kemasannya tetrapak,  jadi lebih tahan lama dan praktis. Dan enak diminum langsung lho. Sehat, aman dari kolesterol karena belum dimasak/dipanaskan.

Santan kara teksturnya cair agak kental,  mirip body lotion. Makanya cocok banget dijadikan skincare harian.  
1. Sebagai cleanser/susu pembersih. 
Kocok dahulu santan kara, tuang sedikit, oleskan di wajah, pijat sirkular selama kurleb 5 menit. Lap dengan handuk hangat,  bilas.  
Santan mampu membersihkan pori-pori terdalam dan mengangkat sebum/sumbatan, bahkan kosmetik waterproof. Serius.. Lebih mild daripada EVOO.  Cuma agak ribet,  bilasnya pake handuk+air hangat. Tapi hasilnya bener-bener oke kok,  wajah bersih dan tetap lembab. Misal males nyiapin air hangat/jenis kulitnya kering, bilas saja dengan air dingin biasa. Pastikan membilas dengan bersih ya, mak... 

2. Masker dan facial
Oleskan santan KARA agak tebal di wajah.  Diamkan 30 menit.  Kalau sudah kering, lakukan peeling dengan pijatan sirkular. Akan terasa ada daki ketika proses peeling berlangsung. Santan bekerja mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan. Setelah di rasa bersih,  lap dengan handuk hangat,  bilas dengan air bersih.  Kalo wajahnya berjerawat,  akan terasa gatal pas di apply ke wajah. Gak papa, lauric acid-nya sedang bekerja membunuh bakteri penyebab jerawat. Jadi santan ini bagus untuk treatment wajah yang berjerawat. Lakukan 3x seminggu.

3. Krim malam anti aging. 
Setelah membersihkan wajah, oleskan santan tipis-tipis dan tebal dibagian berjerawat/flek hitam. Bawa tidur/menjadi sleeping mask. 
Sebagai anti aging,  oleskan di bagian yang berkeriput/muncul garis halus. Setelah 1 bulan, insyaallah sudah bisa dilihat hasilnya.  

Apakah harus merk KARA? Merk lain boleh,  tapi KARA yang paling kental. Lainnya lebih encer, ngga maskerable lah pokoknya. 

Saya rekomendasikan resep skincare ini kepada : 
- Emak-emak pengikut aliran garis keras dalam hal pengiritan.
- Grup "Ora Kober" menjalankan step skincare yang panjang Putri Emitrawuri
- Grup One Step Skincare (raup thok trus turu) 
- Grup RJSR (Rakyat Jelata Skincare Routine) 
- Grup EWKH (Emak Wonder (walau) Kere (tetep) Hore) yang selalu ingin tampil to the max walaupun sedang dititik kere maksimal Thessa Pratami Arumsari

Modal telaten dan duit 3ribu bisa untuk seminggu. Ngga perlu ke supermarket, di warung dekat rumah ada. Kurang piye?!  

*Kalo habis dipakai,  jangan lupa,  sisanya simpan di kulkas.
*Beli kemasan kecil aja, karena kalo lebih dari 1 minggu itu rasanya sudah agak kecut ketika saya minum. 
*Hasil untuk setiap orang bisa beda ya,  tergantung problem kulit dan kebiasaan masing-masing. Jadi jangan protes ke saya kalo hasilnya tidak sesuai ekpektasi anda. Karena hasil yang maksimal tidak di dapat semata-mata karena maskernya saja. Tapi juga berkaitan dengan rangkaian skincare routine lainnya.   

Have a wonderfully lazy sunday ๐Ÿ˜˜

=====================================
Manfaat susu kelapa (santan -yang belum dimasak) untuk kesehatan : 

Seperti dilansir dari healthmad dan buzzle, Kamis (25/3/2010), ada banyak manfaat dari susu kelapa, antara lain:
1. Susu kelapa mengandung vitamin, mineral dan elektrolit penting yang menyediakan beragam manfaat bagi tubuh. Kelapa mengandung kalsium, kalium, klorida, vitamin A dan E.
2. Susu kelapa membantu mengurangi tekanan darah, gula darah dan meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.
3. Susu kelapa juga susu alternatif yang gratis bagi mereka yang tidak toleran terhadap laktosa dan juga alergi terhadap susu hewan. Dengan membakar kelapa atau mengonsumsi susu kelapa, masih bisa diperoleh vitamin esensial dan mineral. Ada pula susu kelapa vegetarian yang bebas kedelai, bebas gluten dan bebas kacang.
4. Susu kelapa mengandung asam laurat yang memiliki anti bakteri, anti-mikroba, anti jamur dan anti-virus. Dengan demikian, susu kelapa dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan menyingkirkan bakteri perut, flu, pilek, sakit tenggorokan, bisul dan berbagai penyakit.
5. Susu kelapa digunakan dalam perawatan kulit dan rambut. Susu kelapa digunakan dalam banyak produk rambut komersial dan produk perawatan kulit untuk hidrat, melembabkan, memperbaiki dan menyembuhkan kulit dan rambut.
6. Susu kelapa juga bermanfaat bagi jantung. Susu kelapa mengandung asam laurat yang membantu untuk menjaga arteri dan hati tetap bersih dan sehat. Dan meskipun susu kelapa mengandung lemak jenuh, kehadiran asam laurat dan asam lainnya dalam susu kelapa membuatnya sempurna melawan penyakit jantung dan atherosclerosis.
7. Susu kelapa adalah makanan yang sempurna untuk menurunkan berat badan atau memelihara berat badan. Lemak jenuh dalam kelapa terdiri dari asam lemak rantai pendek dan menengah, yang diubah tubuh menjadi energi dan bukan lemak. Jadi, meskipun tinggi lemak jenuh, kelapa dapat membantu menurunkan berat badan.
8. Ada beberapa jenis antioksidan yang ditemukan dalam susu kelapa. Antioksidan membantu tubuh untuk menangkis radikal bebas berbahaya yang dapat degenerasi sel-sel tubuh. Oleh karena itu, susu kelapa dapat membantu mencegah kanker dari tubuh dan membantu mencegah penyakit degeneratif seperti penuaan dini, kulit kendur, kerutan, masalah penglihatan dan tulang.
9. Susu kelapa juga dapat membantu pencernaan. Susu kelapa mengandung zat-zat bermanfaat bagi perut untuk mencerna makanan dengan baik. Susu kelapa adalah anti-bakteri dan membunuh bakteri buruk dari dalam perut yang dapat menyebabkan pencernaan makanan yang tidak baik. Susu kelapa juga juga digunakan sebagai pencahar. Ini juga bisa menjadi obat untuk saluran kencing dan ginjal.
10. Jika kulit terkena sinar matahari dalam waktu yang panjang dan menyebabkan ruam atau sengatan matahari, susu kelapa merupakan penyembuh instan. Mandi susu kelapa atau menggunakan susu kelapa yang dioleskan pada ruam dan biarkan semalam, akan menjadi pendingin dan membantu menyingkirkan kering dan gatal pada ruam.

Ditinjau dari segi nutrisi, dalam 1 cangkir susu kelapa mengandung kalori sebesar 552 kal, total lemak 57,2 g, kolesterol 0 mg, natrium 36 mg, total karbohidrat 13,3 g, protein 5,5 g, vitamin C 11%, kalsium 4%, dan besi 22%.
(mer/ir)

http://m.detik.com/health/read/2010/03/25/103029/1324997/766/susu-kelapa-yang-sehat-dan-berkhasiat

Benefits of Coconut Milk on Skin

Along with hair care, coconut milk can be used for skin care as well. It can be used for cleansing the skin pores by removing dirt and excess sebum. When used for skin care, coconut milk can give soft and supple skin and a radiant complexion. Coconut milk can also remove the dead cells from the skin by acting as a gentle exfoliating agent. At the same time, it helps to keep the skin well hydrated and moisturized as well.

The aforementioned information should now help you understand that the relationship between coconut milk and health is a good one, as well as various benefits of coconut milk for hair and skin care. This nutritious milk can be consumed safely by people who are lactose intolerant or have allergy to cows' milk. Coconut milk is also soy and gluten free and so, people allergic to such substances can also use it

http://www.seedguides.info/coconut-milk/

Treating Acne with Coconut Oil

Current acne treatments have unwanted side effcts that include redness and burning. Because of the inherent properties of lauric acid, these could be avoided. University of California San Diego are researching coconut oil treatments for acne. 

Graduate student Dissaya "Nu" Pornpattananangkul, who performs this research in the Nanomaterials and Nanomedicine Laboratory of UC San Diego NanoEngineering professor Liangfang Zhang from the Jacobs School of Engineering, says "It's a good feeling to know that I have a chance to develop a drug that could help people with acne,"

http://www.quantumday.com/2012/06/coconut-oil-lauric-acid-treatment-of.html?m=1

Coconut Milk for Face

1. Makeup Remover
To remove your makeup, add 2 parts of olive oil to 1 part coconut milk on a cotton pad. This not only cleanses your face, but nourishes your skin deeply at the same time as well. Note: Rub gently.

2. Prevents Acne
Dr. Rahul Nagar, Max Hospitals  says, “For people with oily and acne prone skin, coconut milk can be used as a cleanser due to its antibacterial properties. The fats in coconut milk do not clog pores, thereby preventing acne”.

3. Facial Scrub
“Coconut milk can also be used as a face scrub for gentle exfoliation. All you need to do is soak oats in coconut milk for 10 minutes”, adds Dr. Rahul.

4. Prevents Premature Ageing
Coconut milk has high levels of Vitamin C which helps maintain elasticity and flexibility of skin. It is also rich in copper, and prevents wrinkles, sagging skin and age spots. You can soak 6-7 almonds overnight, and peel their skins off in the morning, grind into a smooth paste and add 5-6 drops of coconut milk. Mix well and apply this paste on your face for 15 minutes, and wash it off with cold water.

Coconut Milk for Skin

1. Treats Sunburns
According to Dr. Rahul, “Application of coconut milk over sunburnt skin aids in rapid healing because of its anti-inflammatory properties. It helps by cooling the skin and reducing pain, swelling and redness”.

2. Moisturises The Skin
We’ve all heard of taking a milk bath, right? Well, it’s time to use coconut milk instead. It is a great moisturiser due its soothing properties. You can rub coconut milk on your skin directly for 20-30 minutes to combat dryness and promote healthy glowing skin. You can even add 1 cup of rose petals, ½ cup of rose water and 1 cup of coconut milk to lukewarm water in a tub. Soaking in this bath for about 15 minutes will help restore moisture in dry skin. Also, you can grind 1/2 cup of old fashioned oatmeal and mix it with 1-2 cups of coconut milk and 1 tablespoon of honey. It works wonders!
 
3. Treats Skin Ailments
“Gentle application of coconut milk provides an excellent moisturizing effect in dry skin conditions like eczema, dermatitis and psoriasis”, says Dr. Rahul. The natural fatty acids in coconut milk help treat dry and irritated skin and remove harmful bacteria. 

https://www.google.co.id/amp/s/food.ndtv.com/beauty/10-amazing-coconut-milk-benefits-for-hair-face-and-skin-1421580%3famp=1&akamai-rum=off