Senin, 19 Maret 2018

Ibu

Bismillah.
Baca quote ini jadi ingat yang pernah disampaikan oleh ustadzah Poppy Yuditya tentang Ibunda Hajar, saat kisahnya bersama putranya Ismail mencari air di tanah yang tandus. Dan berikut sekilas catatan saya 👇
.
Kenapa Hajar hanya bolak balik antara bukit Shafa Marwa, tidak ke tempat lebih jauh ?
Karena ia meninggalkan Ismail di tengah-tengah bukit. Jadi Hajar tidak bisa pergi lebih jauh dari itu, karena agar tetap bisa melihat Ismail yang ditinggal sendirian di bawah bukit. Sehingga setiap menuju lembahnya, Hajar berlari-lari kecil karena khawatir Ismail diterkam binatang buas. Namun ternyata air yang dicari antara bukit Shafa dan marwa malah ada di bawah kaki Ismail. Itulah keberkahan. Allah melihat bagaimana usaha manusia, untuk hasil itu sendiri Allah yang menentukan .

Nah, dari kisah Hajar ini jelaslah bahwa posisi Ibu itu harus terus dapat mengawasi anaknya. Jika ibu berpergian, ibu masih dapat mengawasi dan memantau anaknya dengan baik. Karena kodrat ibu adalah selalu membersamai anak. Usahakan Ibu adalah ORANG PERTAMA yang dilihat anak dalam setiap aktivitasnya.

Tugas wanita sesungguhnya adalah Hafidzah lil ghaib, artinya menjaga rumah suami dan anak-anak dari keseharian, menjaga kesucian rumah, menjaga rumah dari tamu yang tidak disukai suami, dll. Lihat surat An Nisa ayat 34 :
الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ ۚ 

"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..."
.
Duhai ibu, kembalilah ke rumah ...!
.
Catatan selengkapnya di https://bundafaizfathilabib.wordpress.com/2018/02/24/kisah-ibunda-hajar/
.
Wallahu'alam.

Foto dari akun parenting nabawiyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar